Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Trump: Menhan Jim Mattis Bisa Jadi Segera Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2018 10:12 10:12 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Oktober 2018 10:12
Bagikan
Donald Trump dan Menhan AS Jim Mattis.
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Amerika Serikat Donald Trump menduga menteri pertahanannya, Jim Mattis, kemungkinan “seorang demokrat” dan akan mundur dari jabatannya dalam waktu tidak lama lagi.

Hal itu dikatakan Trump saat menjawab pertanyaan jurnalis Lesley Stahl, dalam program 60 Minutes yang disiarkan CBS News hari Ahad malam (14/10/2018), lansir The Guardian.

“Apakah anda menginginkannya pergi?” pancing Stahl.

“…. Menurut saya dia seperti seorang demokrat, jika anda ingin tahu yang sebenarnya. Namun, Jenderal Mattis adalah seorang pria yang baik. Kami sangat akur. Dia mungkin akan pergi. Maksud saya, pada suatu saat, semua orang akan pergi. Setiap orang. Orang-orang semua pergi. Begitulah Washington,” kata Trump, yang mengaku memiliki hubungan sangat baik dengan Mattis.

Jenderal Jim Mattis adalah seorang komandan marinir AS dalam invasi ke Iraq tahun 2003, dan dinaikkan jabatannya pada masa George W Bush untuk memimpin US Joint Forces Command. Pada masa Barack Obama, dia menjadi pimpinan US Central Command.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam sebuah buku yang diluncurkan bulan lalu, jurnalis Bob Woodward menulis bahwa Mattis secara langsung mengabaikan keinginan Trump untuk membunuh Presiden Suriah bashar Al-Assad. Selain itu, Mattis juga disebut-sebut membandingkan “pemahaman Trump soal ketegangan di Semenanjung Korea” dengan pemahanan anak sekolah dasar kelas lima atau enam.

Mattis membantah pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu.

Menteri Pertahanan AS Jim Mattis dijadwalkan terbang ke Vietnam pada hari Selasa (16/10/2018) dalam kunjungan yang awalnya juga memasukkan China, tetapi kemudian dibatalkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya IMF dan Matinya Industri Strategis Anak Bangsa
Tulisan selanjutnya Pengungsi Palu Menangis Terharu Dibantu NGO Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?