Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemindahan Kedutaan Brazil ke Baitul Maqdis Menghina Islam dan Dunia Arab

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 November 2018 08:02 8:02 am
Ahmad
Dipublikasikan 3 November 2018 08:02
Bagikan
Jair Bolsonaro
Bagikan

Hidayatullah.com–Harakah al-Muqawamah al-Islamiyah (Gerakan Perlawanan Islam/Hamas) telah meminta Presiden terpilih Brazil Jair Bolsonaro membatalkan keputusannya untuk merelokasi kedutaan Brazil di ‘Israel; ke Baitul Maqdis.

“Kami menolak keputusan presiden terpilih Brazil untuk merelokasi kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem,” kata pemimpin Hamas Sami Abu Zuhri yang dalam cuitannya di Twitter, Jumat dikutip Anadolu.

Dia menggambarkan keputusan pemimpin Brazil itu sebagai penghinaan terhadap rakyat Palestina, Negara Arab dan Muslim.

Sebelumnya, Presiden baru Brazil, Jair Bolsonaro, mengatakan pemerintah barunya akan memindah kedutaan mereka dari Tel Aviv menuju Baitul Maqdis , (Yerusalem), mengikuti jejak Amerika Serikat  yang telah mendapat kecaman dunia.

“Seperti yang dinyayatakan dalam kampanye sebelumnya, kami bermaksud untuk melakukan pemindahah, ‘Israel’ adalah ‘negara berdaulat’ dan kami harus menghormatinya,” katanya melalui Twitter.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam sebuah wawancara, Bolsonaro, 63, mengatakan penjajah ‘Israel’ memiliki hak untuk menentukan di mana ibu kotanya seperti yang dilakukan oleh Brasil yang memindahkan ibu kotanya dari Rio de Janeiro ke Brasilia pada tahun 1960.

Bolsonaro mengumumkan niatnya untuk merelokasi kedutaan negaranya dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis hari Kamis setelah dia secara resmi menduduki jabatan kepresidenan.

Presiden AS Donald Trump memicu kecaman dunia pada Desember lalu setelah dia mengumumkan rencana untuk memindahkan kedutaan AS di Israel ke Baitul Maqdis, untuk mengakui kota itu sebagai ibu kota ‘Israel’.

Sejak itu, kepemimpinan Palestina di Ramallah telah menolak keterlibatan AS dalam proses perdamaian Timur Tengah yang hampir mati.

Baitul Maqdis masih berada di poros konflik Timur Tengah, karena Palestina mengharapkan Yerusalem Timur – yang diduduki penjajah ‘Israel’ sejak 1967 – pada akhirnya dapat berfungsi sebagai ibu kota negara Palestina merdeka.

Sebelumnya, Guatemala dan Paraguay telah mengambil langkah kontroversial, tetapi kedua negara mengumumkan bahwa mereka akan memukimkan kembali kedutaan mereka masing-masing ke Tel Aviv.

Sementara itu, kemenangan pemimpin senior dalam pemilihan di Brazil pada hari Ahad memicu protes oposisi karena ia sering menggunakan retorika rasial.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisBrazilDunia ArabHAMASHarakah al-Muqawamah al-IslamiyahislamJair BolsonaroKedutaanYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lebih dari 7 Juta Anak-anak Yaman Menghadapi Kelaparan
Tulisan selanjutnya Pemerintah Diminta Terbuka Terkait Masalah Guru Honorer

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?