Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kosmonot Rusia akan Mendarat di Bulan Tahun 2030-an

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 November 2018 07:36 7:36 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 November 2018 07:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kosmonot-kosmonot Rusia akan menjejakkan kaki di bulan untuk pertama kalinya pada tahun 2030-an sebagai bagian dari proyek ambisius pendirian pangkalan di satelit Bumi itu. Demikian diungkapkan perusahaan pembuat pesawat luar angkasa Rusia, Energia.

Pendaratan akan didahului dengan peluncuran sebuah modul lunar tak berawak di akhir tahun 2020-an yang kemungkinan akan membawa komponen-komponen awal yang diperlukan untuk mendirikan pangkalan di masa depan.

Misi Rusia di bulan itu akan berlangsung selama 14 hari, menurut rencana Lunar Program yang dipaparkan kepala desain Energia, Evgeny Mikrin, seperti dilaporkan RT Senin (19/11/2018).

Sebuah stasiun luar angkasa Rusia yang ditempatkan di orbit bulan akan difungsikan membantu kosmonot kembali ke Bumi.

Awal November kepala lembaga antariksa Rusia Roscosmos, Dmitry Rogozin, mengatakan negaranya akan mulai membangun pangkalan di bulan setelah tahun 2025. Berdasarkan skalanya, proyek itu akan melebihi program Apollo milik Amerika Serikat di era 1960-an dan 1970-an.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pangkalan tersebut nantinya akan dihuni oleh robot-robot avatar, sementara kosmonot hanya akan mengunjunginya sesekali waktu, kata Rogozin. Robot avatar itu fisiknya tidak akan terlihat seperti dalam film James Cameron ‘Avatar’, tetapi mereka sama akan dikendalikan dari jarak jauh oleh manusia.

Rogozin mengatakan robot-robot canggih itu saat ini sedang dikembangkan oleh Rusia dan berfungsi hanya untuk membantu manusia dan bukan menggantikannya.

“Tidak ada superkomputer manapun yang akan dapat menggantikan manusia, disebabkan satu alasan, yaitu manusia bukan sekedar pekerja laboratorium, yang memperbaiki mesin-mesin. Manusia adalah pencipta dan penemu,” kata Rogozin.

Sebelumnya dilaporkan bahwa sebuah robot android Rusia bernama FEDOR akan berada di kendaraan antariksa baru yang dapat dipakai ulang bernama Federatsiya, yang akan diluncurkan pada awal 2020-an untuk menggantikan Soyuz.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemuda Norwegia Memaksa Ratusan Anak Lelaki Lakukan Aksi Seksual
Tulisan selanjutnya Harga Minyak Turun, Trump Ucapkan Terima Kasih pada Arab Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?