Hidayatullah.com–Helikopter dan unit kelautan koalisi Arab mencegat dua kapal di lepas pantai dekat pelabuhan Salif, utara provinsi Hudaydah di Laut Merah dan memaksa mereka berhenti untuk pemeriksaan dan menemukan senjata, amunisi serta alat komunikasi modern di dalam muatannya.
Hal ini terjadi dua hari setelah angkatan udara koalisi menghancurkan dua kapal di dekat pintu masuk Pelabuhan Salif karena menyelundupkan senjata untuk milisi Pemberontak Syiah Houthi (Hautsi).
Berdasarkan pusat media dari perlawanan umum di provinsi Hudaydah, para penyelundup yang berada di dua kapal tersebut telah diinterogasi dan mengakui bahwa mereka dalam perjalanan dari perairan Iran menuju pelabuhan Salif Yaman untuk mengirim muatan itu ke Pemberontak Syiah Houthi.
Operasi pemantauan dan investigasi mengungkapkan bahwa para milisi menggunakan sejumlah pulau, seperri Zagar dan Hanish, untuk menyelundupkan senjata dan peralatan dengan bantuan Iran.
Perdana Menteri Yaman Tuduh Iran latih 6000 Pemberontak Syiah Houthi
Setelah pasukan koalisi dapat menguasai dua pulau tersebut awal tahun ini, milisi menggunakan pulau Kamaran, yang berada dekat dengan pelabuhan Hudaydah dan karena pulau itu satu-satunya pulau yang tidak berpenghuni.
Kapal-kapal penyelundup Iran baik yang membongkar muatan mereka di pulau-pulau tersebut atau di kapal-kapal milisi di tengah laut nantinya akan mengirim muatan tersebut ke pesisir barat Yaman.
Sejumlah laporan barat mengungkapkan bahwa persenjataan diselundupkan melalui wilayah Zabab, 30 kilometer utara Bab al-Mandeb, dan di pelabuhan Mocha, 60 kilometer utara Bab al-Mandeb dan provinsi Taiz barat.
Persenjataan juga diselundupkan di Hudaydah melalui al-Khouka yang berada 90 kilometer utara Bab al-Mandeb dan melalui pelabuhan besar Hudaydah.
Menurut laporan lokal dan internasional, operasi penyelundupan yang termasuk di dalamnya roket thermal, amunisi, suku cadang dan misil-misil besar dipindahkan dari kapal-kapal Iran di tengah laut Teluk Aden ke kapal-kapal berukuran sedang yang kebanyakan melakukan bongkar muat di pelabuhan Mocha dan Hudaydah meskipun pengawasan telah dilakukan oleh pasukan koalisi di pantai-pantai barat Yaman.*/Nashirul Haq AR