Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Migran di Perbatasan Meksiko-AS Mogok Makan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 November 2018 20:22 8:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 November 2018 20:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekelompok migran asal Amerika Tengah yang berkemah di perbatasan Meksiko-Amerika Serikat hari Kamis (29/11/2018) mulai melakukan aksi mogok makan. Mereka mengatakan ingin menekan pemerintah AS agar membiarkan mereka masuk dan mengajukan suaka di negeri Paman Sam, sekaligus memprotes otoritas Meksiko yang memblokir jalan rombongan mereka menuju utara.

Kelompok itu adalah bagian dari “Karavan Migran” yang terdiri dari sekitar 6.000 orang –kebanyakan asal Honduras– yang beramai-ramai menempuh perjalanan mencari penghidupan baru dengan tujuan utama Amerika Serikat. Mereka meninggalkan kampung halaman guna menghindari kekerasan dan kemiskinan yang melanda negerinya. Sekarang rombongan itu terhenti langkahnya di Tijuana, kota di Meksiko yang berbatasan dengan wilayah California, Amerika Serikat.

Kebanyakan dari migran yang melakukan mogok makan adalah kaum Hawa.

“Karena tidak ada yang mendengarkan kami, kami memutuskan sebagai gerakan wanita … untuk melakukan mogok makan,” kata Claudia Miranda, wanita asal Honduras di depan awak media di Tijuana, seperti dilansir DW.

Para wanita berusaha membuat barisan di depan kantor imigrasi di perbatasan, tetapi mereka dihadang polisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Apa yang dilakukan polisi itu tidak adil … kami ini berusaha memperjuangkan hak-hak kami,” kata Gerson Madrid, migran usia 22 tahun asal Honduras.

Wali Kota Tijuana mengatakan kepada DW bahwa kotanya menghadapi bencana kemanusiaan.

“Yang kami hadapi di sini manusia,” kata Juan Manuel Gastelum. “Integritasnya, martabatnya. Mereka membutuhkan tempat untuk duduk dan tidur. Apa jadinya jika seseorang memicu kerusuhan? Siapa yang akan bertanggung jawab?” tanya Gestelum.

Beberapa ratus orang berusaha memanjat pagar perbatasan hari Ahad lalu, tetapi petugas penjaga perbatasan Amerika Serikat menembaki mereka dengan gas air mata ke arah wilayah Meksiko guna menghalau mereka menjauhi pagar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Boko Haram Gunakan Drone Pantau Pergerakan Militer Nigeria
Tulisan selanjutnya Anggota Parlemen Prancis Setuju Larangan Orangtua Pukul Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?