Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anggota Parlemen Prancis Setuju Larangan Orangtua Pukul Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 November 2018 20:26 8:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 November 2018 20:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Anggota perlemen Prancis secara bulat sepakat meloloskan rancangan undang-undang yang akan melarang orangtua memukul anaknya.

RUU perihal “hukuman fisik dan penghinaan” itu bertujuan untuk memastikan tidak ada orangtua yang melaksanakan otoritas parentalnya dengan kekerasan. RUU itu selanjutnya akan digodok di Senat.

Para pegiat yang mendukung RUU itu mengatakan 85% orangtua di Prancis mempraktekkan hukuman fisik terhadap anak-anaknya.

Upaya sebelumnya untuk mempidanakan pemukulan terhadap anak di rumah menemui kegagalan, meskipun praktek semacam itu sudah lama dilarang di sekolah-sekolah seantero Prancis.

Anggota parlemen meloloskan RUU itu dengan 51 suara mendukung dan 1 suara menolak hari Jumat pagi (30/11/2018) setelah berdebat semalaman, lansir BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seperti kebanyakan negara Eropa, Prancis mempidanakan tindak kekerasan terhadap anak, tetapi pada saat yang sama orangtua boleh mendisiplinkan anak dengan level rendah.

Seberapa rendah tindakan disiplin yang dimaksud atau apakah hal tersebut merupakan tindak kekerasan yang bisa dipidanakan, keputusannya diserahkan kepada hakim –dan sering kali hal ini mengundang kontroversi.

Pekan lalu, empat orang anggota dari satu keluarga ditangkap setelah seorang bocah lelaki berusia 9 tahun dipukuli hingga tewas di kota Mulhouse. Sumber kepolisian setempat mengatakan kepada media lokal bahwa si anak menolak mengerjakan pekerjaan rumahnya sehingga ,dipukuli dengan gagang sapu.

Apabila RUU itu diloloskan Senat, maka Prancis menjadi negara ke-55 yang melarang dan mempidanakan hukuman fisik terhadap anak, lapor AFP.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Migran di Perbatasan Meksiko-AS Mogok Makan
Tulisan selanjutnya Dakwah Perkotaan, Hidayatullah Jaksel Gandeng Mahasiswa LIPIA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?