Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Parlemen Belanda Selidiki Pelecehan Seksual Gereja

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Februari 2012 17:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Parlemen Belanda kemungkinan akan memulai penyelidikan resmi soal pelecehan seksual dan kekerasan yang terjadi di lingkungan gereja-gereja Katolik.

Investigasi langsung itu merupakan metode pencarian bukti terbesar yang dilakukan parlemen. Hanya sepuluh penyelidikan serupa yang pernah dilakukan sejak Perang Dunia II.

Anggota parlemen oposisi Belanda mempertimbangkan untuk menggelar penyelidikan karena merasa pemerintah tidak cukup bertindak. Memang, ada sejumlah kelompok investigasi yang menyelidiki kasus pelecehan dalam gereja.

Sebuah komisi yang dibentuk oleh gereja sendiri baru-baru ini melaporkan temuannya. Komisi lain yang dibentukDepartemen Kesehatan masih melakukan penyelidikan mengenai penyalahgunaan dan diawasi oleh pemerintah. Kelompok lainnya juga mengeluarkan rekomendasi agar gereja membayar ganti rugi kepada korban.

Dalam pembelaannya, Menteri Kehakiman Ivo Opstelten mengatakan dia tetap memantau berbagai penyelidikan dan telah membentuk kelompok kerja untuk mencegah pelecehan seksual anak. Mengenai kasus yang telah terjadi selama bertahun-tahun pada gereja katolik, Opstelten mengatakan puas dengan hasil dari komisi yang ditunjuk oleh gereja itu sendiri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya merasa isu ini masuk dalam ranah gereja,” ujarnya dikutip Radi Nederland, Rabu (01/02/2012).

Sikap inilah yang meyakinkan banyak pejabat di parlemen untuk melakukan penyelidikan mereka sendiri.

Membebaskan

Khadijah Arib, anggota parlemen dari Partai Buruh (PVDA), mengatakan pemerintah terlalu  membebaskan gereja mengadakan penyelidikan dan menjatuhkan hukuman sendiri kepada para pelaku. Dia terlihat makin frustrasi ketika mendengarkan penjelasan menteri.

“Pemerintah telah gagal. Anda bahkan tidak berani mengutarakan penilaian akan apa yang terjadi. Ini memalukan sekali. Makanya saya mengusulkan parlemen mengadakan penyelidikannya sendiri. Semakin saya mendengarkan Anda, semakin saya yakin kita perlu penyelidikan sendiri,” ujarnya.

Arib membandingkan kontrasnya peran pasif pemerintah Belanda dengan peran yang jauh lebih aktif diambil pemerintah Irlandia. Mereka telah melakukan penyelidikan menyeluruh mengenai pelecehan dalam lingkungan gereja.

Sejumlah pertanyaan

Pemerintah Belanda menghadapi sejumlah pertanyaan seputar skandal pelecehan. Komisi Samson menyelidiki pelecehan yang terjadi di lembaga-lembaga pemerintahan. Rieke Samson, ketua komisi baru-baru ini menyerukan dibentuknya pusat registrasi bagi semua kasus penyalahgunaan. Gagasan disambut baik oleh seluruh anggota komisi, namun anggota parlemen merasa mandat komisi ini terlalu sempit.

Pada tingkatan lain, pemerintah juga menghadapi beberapa masalah rumit. Sampai sejauh mana pemerintah mengetahui adanya pelecehan seksual di gereja saat itu terjadi? Seberapa sering pejabat pemerintah menutup mata? Sampai sejauh mana Kemeterian Kehakiman memutuskan akan membiarkan gereja menangani kasus pelecehan menggunakan hukum agama, dan bukannya memberlakukan hukum sipil?

Muncul ke permukaan

Setidaknya satu kasus telah muncul ke permukaan di mana diketahui seorang pejabat di Kementerian Kehakiman tidak mengambil tindakan apapun setelah mengetahui terjadinya kasus pelecehan di gereja. Anggota parlemen ingin tahu apakah ada lebih banyak lagi kejadian seperti ini.

Parlemen juga ingin mengetahui sejauh mana terjadinya pelecehan perempuan dan anak perempuan dalam kasus penyalahgunaan, isu yang tidak dicakup dalam komisi penyelidikan yang ditunjuk oleh gereja. Pelanggaran yang berbentuk kekerasan, namun tidak seksual, juga harus diselidiki lebih seksama.

Sampai saat ini, pemerintah baru mengambil sedikit sekali tanggung jawab akan masalah ini. Menteri Kehakiman mengatakan sebagian besar kejahatan yang dilakukan melampaui batas yuridiksi mereka. Dia menolak kemungkinan digunakannya hukum internasional hak asasi manusia, seperti yang disarankan oleh perwakilan beberapa korban, untuk sedikit memutari batasan undang-undang.

75 kasus

Pada saat bersamaan, organisasi yang dibentuk untuk membantu korban pelecehan telah melaporkan 75 kasus di mana gereja gagal meneruskan penyelidikan mereka. Menurut para korban hal ini menunjukkan gereja tidak dapat dibiarkan sendirian dalam menyelidiki penyalahgunaan.

Tofik Dibi, angoota parlemen dari Partai Kiri Hijau (Groen Links) berkomentar langsung ke inti masalah.

“Inilah masalah mendasar dalam perdebatan, bahwa kita sekarang melihat gereja sebagai pihak yang paling bertanggung jawab, itu ucapan menteri langsung. Namun pertanyaannya sekarang adalah apakah pemerintah juga ikut bertanggung jawab atas apa yang terjadi kepada para korban.

Parlemen akan meneruskan perdebatan mengenai kasus pelecehan dalam gereja hari Kamis  (02/02/2012). Menteri Opstelten akan berusaha keras meyakinkan anggota parlemen agar mengurungkan niatnya mengadakan penyelidikan sendiri atas penyalahgunaan dalam gereja Katolik.*

Keterangan: Gambar korban pelecehan seksual ditempatkan di luar Kedutaan Besar Vatikan di London 9 September 2010/Stefan Wermuth/rtr)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejaislamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Harus Prioritaskan Penanganan Fakir Miskin
Tulisan selanjutnya Gara-gara Bola 74 Orang Tewas Sia-sia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?