Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Seorang Pria Amerika Diperintahkan Hakim Berhenti Menularkan Penyakit HIV/AIDS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 September 2014 18:27 6:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 September 2014 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang hakim di Seattle memerintahkan seorang pria penderita HIV/AIDS berhenti menularkan penyakitnya kepada orang lain dan mencari perawatan setelah dia menularkan virus tersebut kepada 8 orang selama 4 tahun.

Pria yang hanya disebut dengan inisial AO dalam dokumen pengadilan itu, diminta melakukan konsultasi perawatan dan melindungi rekannya dalam berhubungan badan di masa mendatang.

Pria itu terancam denda dan penjara jika tidak mau menurut perintah pengadilan.

Sekitar 50.000 orang di Amerika Serikat menjadi penderita baru HIV/AIDS setiap tahunnya, menurut badan pencegahan dan pengendalian penyakit AS, CDC. Sekitar 16% dari 1,1 juta orang pengidap HIV/AIDS tidak tahu dirinya terinfeksi.

AO dinyatakan positif HIV pada tahun 2008 dan menularkan virus itu ke sedikitnya 8 orang antara tahun 2010 dan 2014, menurut dokuen pengadilan yang dibaca media lokal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia terus menularkan penyakitnya ke orang lain meskipun dia mengikuti sesi konsultasi, termasuk tentang bagaimana melakukan hubungan seks yang aman sebanyak lima kali, lansir Seattle Times (10/9/2014).

Dalam pernyataannya direktur departemen kesehatan masyarakat di King County, Dr Matthew Golden, mengatakan bahwa pihaknya tidak berusaha mengkriminalkan perilaku seksual dalam kasus AO tersebut.

“Kami berupaya menjaga kesehatan masyarakat dan kami berupaya memastikan bahwa setiap orang mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan, termasuk orang yang terkait dalam masalah ini,” kata Golden.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ormas Islam Surabaya Tolak Perubahan UU Perkawinan 1974
Tulisan selanjutnya Human User Manual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?