Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Tangkap Pria Afghanistan Pegawai Bundeswehr Tersangka Mata-Mata Iran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Januari 2019 16:06 4:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Januari 2019 16:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kejaksaan federal Jerman hari Selasa (15/1/2019) mengatakan bahwa seorang pegawai di militer Jerman (Bundeswehr) telah ditahan dengan tuduhan menjadi mata-mata untuk dinas intelijen Iran.

Kantor kejaksaan mengatakan dalam pernyataannya bahwa pria berusia 50 tahun berkewarganegaraan Jerman-Afghanistan itu, yang namanya hanya bisa disebut sebagai Abdul Hamid S, merupakan ahli bahasa dan menjadi penasihat kebudayaan untuk angkatan bersenjata Jerman.

“Abdul Hamid S diduga kuat bekerja untuk sebuah dinas intelijen asing,” kata pihak kejaksaan seperti dilansir DW.

Majalah Jerman Der Spiegel melaporkan bahwa tersangka memiliki akses atas informasi sensitif, termasuk data rinci pengerahan tentara Jerman di Afghanistan. Disebutkan bahwa pria itu sudah bekerja untuk dinas intelijen Iran selama bertahun-tahun.

Bundeswehr sering menggunakan penerjemah orang lokal untuk mendampingi pasukannya ketika berpatroli di Afghanistan. Pria Afghanistan itu dikabarkan ditangkap di daerah Rheinland (Jerman bagian barat sekitar Sungai Rhein).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dinas-dinas intelijen Jerman dan Eropa belakangan khawatir dengan apa yang mereka lihat sebagai peningkatan aksi mata-mata oleh Iran.

Dinas intelijen domestik Jerman pada bulan Juli melaporkan bahwa Iran meningkatkan kemampuan perang sibernya dan membahayakan perusahaan-perusahaan Jerman.

Sebelum ini Jerman beberapa kali menangkap orang yang bekerja untuk kepentingan intelijen asing di wilayahnya.

Pada tahun 2016, mantan agen dinas rahasia Jerman Markus Reichel dinyatakan bersalah bekerja untuk kepentingan intelijen Amerika Serikat CIA sekaligus telik sandi Rusia.

Pada tahun 2013, pengadilan Jerman memenjarakan sepasang suami-istri yang kedapatan menjadi mata-mata untuk Rusia. Mereka diketahui bekerja untuk dinas rahasia Moskow selama 20 tahun. Keduanya ditanam di wilayah Jerman Barat dari tahun 1988 oleh dinas intelijen Uni Soviet KGB, yang kemudian berubah menjadi SVR.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya YKMI Bangun Kesadaran Hidup Sehat di Sekolah, Madrasah, Pesantren
Tulisan selanjutnya Krisis Bahan Bakar Mengancam Kehidupan Ratusan Pasien di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?