Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dukung Palestina, Afrika Selatan akan Turunkan Status Misi Diplomatiknya di Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Maret 2019 19:26 7:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Maret 2019 05:30
Bagikan
Unjuk rasa warga Afrika Selatan mendukung Palestina.
Bagikan

Hidayatullah.com–Prihatin dengan perlakuan Israel terhadap rakyat Palestina dan karena tak adanya komitmen Zionis untuk mewujudkan solusi dua negara, Presiden Afrika Selatan mengumumkan bahwa dia masih berkomitmen dengan tekadnya untuk menurunkan status perwakilan diplomatik negaranya di Tel Aviv.

“Kita jelas soal dukungan kita untuk terwujudnya negara Palestina, begitu pula dengan hak negara Israel untuk eksis secara damai dan aman bersama tetangga-tetangganya,” kata Presiden Cyril Ramaphosa kepada parlemen pekan ini seperti dikutip RT Sabtu (9/3/2019). Dia mendesak pemerintah untuk mengimplementasikan resolusi 2017 partai penguasa yang menyeru diturunkannya status kedutaan besar di Israel menjadi hanya sebagai kantor penghubung, karena “pelanggaran berkelanjutan terhadap hak-hak rakyat Palestina oleh Israel.”

Beberapa pekan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel, dan memerintahkan Departemen Luar Negeri AS memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, partai African National Congress (NAC) dibawah kepemimpinan mantan presiden Jacob Zuma kala itu, meloloskan sebuah resolusi guna menunjukkan “dukungan terhadap rakyat Palestina yang tertindas,” serta menegaskan bahwa solusi dua negara merupakan satu-satunya jalan untuk mengataksi krisis Palestina-Israel.

Selama tujuh dekade terakhir, ikatan diplomatik Afrika Selatan dan Israel seperti hubungan benci-cinta. Setelah Afsel menjadi salah satu negara yang paling awal mengakui negara Israel pada tahun 1948, hubungan dengan negara Yahudi itu tumbuh subur saat rezim minoritas kulit berkuasa di negeri Afrika tersebut. Namun, menyusul runtuhnya sistem politik apartheid, yang mendiskriminasikan orang kulit hitam, negara itu mulai cenderung mendukung rakyat Palestina, menggelar demonstrasi dan kampanye boikot menentang negara Israel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Klinik Ganja Medis Dibuka di Inggris
Tulisan selanjutnya Kane Tanaka Wanita Tertua di Dunia Berusia 116 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?