Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dari Timur Hingga Barat Melarang Terbang Boeing 737 MAX 8

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Maret 2019 08:06 8:06 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Maret 2019 08:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sejumlah negara dan maskapai penerbangan melarang terbang armada pesawat Boeing 737 MAX 8, menyusul kecelakaan di Ethiopia.

Dilansir RT Selasa (12/3/2019) Aeromexico mengumumkan untuk sementara melarang terbang enam pesawat Boeing 737 Max 8 sampai ada informasi konklusif perihat investigasi atas kecelakaan yang menimpa penerbangan ET302 milik Ethiopian Airlines yang menewaskan 157 orang pada hari Ahad (10/3/2019).

“Bagi Aeromexico, keselamatan dan kenyamanan penumpang merupakan hal yang paling penting,” kata pihak maskapai dalam pernyataannya seperti), seraya menambahkan bahwa penerbangan yang seharusnya menggunakan Boeing 737 MAX 8 akan dialihkan menggunakan pesawat lain.

Aeromexico hanyalah satu dari sekian banyak maskapai penerbangan yang memutuskan untuk tidak menerbangkan pesawat keluaran terbaru Boeing itu dengan alasan keselamatan, mengingat pesawat jenis yang sama sudah dua kali jatuh hanya berselang lima bulan. Sebelumnya, pada bulan Oktober 2018 pesawat Boeing 737 Max 8 milik Lion Air jatuh di perairan dekat Karawang, Jawa Barat.

Di tengah spekulasi bahwa tragedi itu kemungkinan disebabakan oleh gangguan perangkat lunak yang sama, otoritas penerbangan di Ethiopia, China dan Indonesia hari Senin memerintahkan agar semua Boeing 737 MAX 8 tidak diterbangkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kecekaaan keduanya sama-sama teradi ketika lepas landas dan memiliki sejumlah kesamaa,” kata pihak regulator penerbangan di China.

Sejumlah negara dan beberapa maskapai penerbangan kemudian mengikuti langkah China.

Otoritas Penerbangan Sipil Mongolia mengeluarkan perintah serupa kepada Mongolian Airlines. Perusahaan penerbangan milik pemerintah Mongolia itu saat ini sudah mengeoperasikan satu pesawat Beoing 737 MAX 8 dan sedang menunggu kedatangan tiga pesawat sejenis lagi.

Cayman Airlines dan Royal Air Maroc milik pemerintah Maroko juga dikabarkan mengistirahatkan Boeing 737 MAX 8 sambil menunggu hasil investigasi.

Singapura pada hari Selasa (12/3/2019) mengumumkan semua penerbangan baik keluar maupun masuk negaranya yang menggunakan pesawat Boeing 737 MAX 8 untuk sementara dilarang, kata Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS) seperti dikutip Reuters.

Penerbangan yang menggunakan pesawat Boeing 737 MAX 8 ke Singapura antara lain SilkAir yang menggunakan 6 pesawat, China Southern Airlines, Garuda Indonesia, Shandong Airlines dan Thai Lion Air.

Laporan BBC menyebutkan hari Selasa Inggris mengikuti langkah Singapura, China, Malaysia dan Australia yang melarang pesawat Boeing 737 Max 8 terbang.

Civil Aviation Austhority (CAA) Inggris melarang pesawat jenis itu beroperasi atau melintas di wilayah udara Inggris sebagai tindakan pencegahan bencana.

Tui Airways dan Norwegian beroperasi di Inggris dengan menggunakan Boeing 737 Max 8.

Sebuah pesawat Turkish Airlines yang terbang menuju Birmingham telah ditolak masuk dan disuruh kembali ke Istanbul.

Sebuah pernyataan dari Tui mengkonfirmasi bahwa pihaknya mengandangkan pesawat-pesawat Boeing 737 MAX 8 miliknya. Tui yang yang berbasis di Hanover, mengoperasikan 15 pesawat buatan Boeing itu ke Inggris dan negara-negara Benelux.

Norwegian juga membatalkan penerbangan yang menggunakan pesawat tersebut.

Tidak ada maskapai penerbangan Australia yang menggunakan pesawat Boeing 737 MAX 8 sebagai armada angkutannya, tetapi SilkAir dan Fiji Airways melayani penerbangan dengan pesawat itu ke wilayahnya.

Pihak European Aviation Safety Agency (EASA) hari Selasa mengatakan akan melarang semua penerbangan yang menggunakan Boeing 737 MAX 8, memperluas larangan itu ke seluruh negara anggota Uni Eropa, lansir DW.

Sebelumnya Jerman sudah melarang jenis pesawat itu diterbangkan maskapai nasionalnya.

Pada hari Selasa, otoritas penerbangan Prancis DGAC juga melarang pesawat jenis itu melintas wilayah udaranya.

EASA menegaskan bahwa “penyebab pasti” kecelakaan Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan Lion Air pada Oktober 2018 yang merenggut nyawa 189 jiwa masih dalam proses investigasi.

“Sejak itu, satu kecelakaan fatal lainnya terjadi,” kata EASA merujuk kejadian nahas yang menimpa Ethiopian Airlines hari Ahad lalu.

Elmar Giemulla, pada bulan November 2018 pernah mengatakan kepada RT bahwa sekitar 200 pesawat 737 MAX buatan Boeing saat ini dipergunakan sebagai pesawat angkutan penumpang di seluruh dunia, dan semuanya berpotensi mengalami gangguan teknis serupa seperti yang telah dialami saudara-saudara kembarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 700 Hari Kasus Penyerangan Novel, Masyarakat Sipil Tuntut 3 Hal
Tulisan selanjutnya Bimas Islam: Anak-Remaja Penting dalam Pembinaan berbasis Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?