Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inggris Menolak Rencana Penetapan Kuota Migran Uni Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Mei 2015 15:33 3:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Mei 2015 15:33
Bagikan
Perahu pengungsi Suriah ditarik kapal penjaga pantai Italia di Lampedusa.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah konservatif Inggris yang baru, hasil pemilu beberapa hari lalu, menyatakan penolakannya atas rencana penetapan kuota migran oleh Uni Eropa dalam rangka mengatasi krisis migran yang belakangan banyak menemui ajal di Laut Tengah (Laut Mediterania).

Hari Rabu (13/5/2015) Brussel –kota di mana markas besar Uni Eropa berada– mengungkapkan proposal untuk memasukkan 20.000 pencari suaka ke Eropa dan menawarkan cara yang lebih adil dalam pembagian jumlah imigran di kalangan negara anggota Uni Eropa.

Rencana itu akan diterapkan untuk masa dua tahun ke depan dengan biaya sekitar 50 juta euro. [1 euro sekitar 14.900 rupiah]

Namun, Inggris dan Irlandia yang telah dikecualikan dari undang-undang migrasi Uni Eropa ingin agar persekutuan negara Eropa itu melakukan tindakan lebih yang menarget aksi penyelundupan manusia di Libya dan melancarkan serangan militer laut untuk menangkap kapal-kapal penyelundup migran itu. Libya merupakan negara asal pemberangkatan kebanyakan kapal-kapal imigran gelap ke Eropa.

Judith Sunderland dari Human Rights Watch tidak yakin keinginan Inggris itu dapat menyelesaikan masalah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Well, saya bertanya kepada orang-orang apakah mereka pernah mendengar ide tersebut, tentang rencana operasi militer yang akan menghancurkan kapal-kapal penyelundup sehingga benar-benar akan memberantas jaringan penyelundupan. Dan ternyata … well, tidak seorang pun yang pernah benar-benar mendengar usulan tersebut. Tetapi mereka justru terkejut dan berkata, ‘Ya ampun, tahu tidak, itu artinya bukan saja menghancurkan kapal-kapal tersebut, melainkan akan menghancurkan nyawa manusia’,” papar Sunderland mengutip komentar orang-orang yang dimintai pendapatnya.

Tahun ini, sudah sekitar 51.000 migran memasuki wilayah Eropa dengan menyeberangi Laut Tengah. Dan sekitar 1.800 orang menemui ajal di tengah lautan luas saat berusaha menyeberangi lautan luas itu.

Komisi Eropa mendesak negara-negara anggota untuk membagi sama beban kedatangan migran tersebut, di mana Italia dan Yunani mengklaim mereka yang selama ini terbebani paling berat dalam masalah itu, lapor Euronews Kamis (14/5/2015).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seorang Tokoh Al-Ikhwan Mesir Meninggal di RS Penjara
Tulisan selanjutnya Inggris: Imigran yang Diselamatkan dari Mediterania Harus Dipulangkan ke Negara Asal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?