Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Untuk Pertama Kalinya Al-Quran Dikumandangkan di Parlemen Selandia Baru

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Maret 2019 23:12 11:12 pm
Ahmad
Dipublikasikan 21 Maret 2019 23:12
Bagikan
Nizam ul Haq Thanvi membacakan Surat Al-Baqarah
Bagikan

Hidayatullah.com—Untuk pertama kali dalam sejarah,  Parlemen Selandia Baru memulai  bacaan ayat suci Al Quran  dalam pembukaan rapat parlemen hari Selasa kemarin, sepekan pasca-teror jamaah shalat Jumat di Christchurch.

Nizam ul Haq Thanvi membacakan ayat-ayat dari Al-Qur’an, dalam bahasa Arab, untuk para korban pembantaian jamaah shalat di dua masjid, An Noor dan Masjid Linwood.

Bacaan al-Quran diterjemahan dalam bahasa Inggris oleh Imam Tahir Navaz.

Ketua Parlemen Selandia Baru Trevor Mallard juga menyerukan persatuan dan solidaritas.

Teroris Brenton Harrison Tarrant yang telah menewaskan 50 jamaah shalat dalam serangan hari Jumat ketika menargetkan Masjid An Noor dan Linwood.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:  Terorisme di Selandia Baru dan Sejarah Penargetan Masjid

Jacinda Ardern, Perdana Menteri Selandia Baru, mengatakan para korban datang dari seluruh dunia Muslim, dengan Turki, Bangladesh, Indonesia dan Malaysia di antara negara-negara yang memberikan bantuan konsuler.

Dalam sesi hari Selasa, Perdana Menteri Ardern mengucapkan salam khas yang dipakai umat Islam “As-salam Alaukum” dalam membuka pidatonya.

“Keluarga korban akan memiliki keadilan,” kata Ardern dalam pidatonya, menambahkan bahwa dia tidak akan pernah menyebut nama pria bersenjata itu.

“Dia mungkin mencari ketenaran, tetapi kita di Selandia Baru tidak akan memberinya apa-apa. Bahkan namanyapun tidak, ” katanya dikutip Anadolu.

“Dia adalah seorang teroris, dia adalah seorang penjahat, dia adalah seorang ekstremis. Tapi dia adalah orang tanpa nama selama saya berbicara,” kata Ardern yang tidak pernah mau menyebut nama sang teroris.

A reading from the Quran at the start of the parliamentary session in New Zealand on March 19, 2019, honours the victims of the terrorist attack on two mosques in Christchurch pic.twitter.com/a6sFdunjyN

— TRT World (@trtworld) March 19, 2019

Menurut The Independent, Nizam ul Haq Thanvi mengutip Surat Al Baqarah yang menekankan ketabahan dan pengadilan hari akhir saat membacakan Al-Quran untuk pertama kalinya  di gedung Parlemen Selandia Baru.

“(Bacaan) ini adalah ungkapan kesedihan sekaligus harapan kita. Setelah serangan teroris di Christchurch, saya mengundang Imam Nizam ul haq Thanvi untuk membacakan doa,” kata Ketua Parlemen Selandia Baru, Trevord Mallard, usai pembacaan Al Quran di rapat parlemen sepekan teror penembakan di Christchurch.

Di Selandia Baru, Islam agama minoritas, ketika sejumlah kecil imigran Muslim dari Asia Selatan dan Eropa Timur menetap mulai dari awal 1900-an hingga 1960-an.

Menurut sensus nasional 2013, ada sekitar 600.000 orang Maori di Selandia Baru,  merupakan 15% dari populasi nasional. Mereka saat ini etnis terbesar kedua di Selandia Baru, setelah orang Eropa.

Baca:  ‘Khilafah Utsmani dan Perang Salib’, Pesan Teror Brenton Tarrant

Selain itu, ada lebih dari 140.000 orang Maori di negara tetangga Australia. Berdasarkan sensus 2013, 48,4% orang Maori beragama Kristen sementara 46,3% tidak percaya pada agama apa pun.

Sisanya mengikuti agama yang berbeda seperti Agama Maori Tradisional dan Islam. Jumlah Muslim Maori tumbuh pesat pada akhir abad ke-20 menjadi 1.074 pada sensus 2006, ini sama dengan 0,19% dari populasi Maori.

Islam diperkirakan sebagai agama yang tumbuh paling cepat di antara orang Māori. Angka-angka sensus nasional menunjukkan jumlah Muslim dari etnis Māori meningkat dari 99 menjadi 708 dalam 10 tahun hingga 2001, dan menjadi 1.083 pada data sensus 2013.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-QuranChristchurchMasjid an NoorparlemenSelandia Baruteror
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Presiden Tunisia: Uang UEA Tak Akan Hentikan Gelombang Kedua Arab Spring
Tulisan selanjutnya LPAI Desak Pemerintah Indonesia Segera Ratifikasi FCTC

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?