Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Emisi Gas Rumah Kaca Pentagon Lebih Tinggi dari Swedia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Juni 2019 18:46 6:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Juni 2019 18:46
Bagikan
Gedung Departemen Pertahanan AS, Pentagon.
Bagikan

Hidayatullah.com–Emisi gas rumah kaca Amerika Serikat dari operasional bidang pertahanannya saja melebihi emisi beberapa negara Eropa seperti Portugal dan Swedia, menurut hasil studi terbaru.

Total emisi gas rumah kaca Pentagon lebih dari 59 juta metrik ton karbon dioksida pada tahun 2017, tulis hasil riset yang dipublikasikan Brown University.

“Kalau Pentagon itu sebuah negara, maka dia menjadi negara ke-55 yang paling banyak mengeluarkan CO2 –dengan emisi lebih besar dibanding Portugal, Swedia dan Denmark,” kata penulis laporan itu yang juga ilmuwan politik di Brown University Neta Crawford.

Menurut Crawford dalam artikelnya di The Conversation seperti dikutip Euronews Kamis (13/6/2019), “Itu berarti Pentagon merupakan pengguna bahan bakar fosil terbanyak pemerintah Amerika Serikat, yaitu antara 77% dan 80% dari seluruh konsumsi energi pemerintah federal sejak 2001.”

Transportasi pasukan dan penggunaan senjata mencakup 70% konsumsi energi, yang kebanyakan berupa pembakaran bahan bakar pesawat tempur dan diesel, kata Crawford.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

China merupakan emiter gas rumah kaca terbesar dunia, diikuti kemudian oleh Amerika Serikat di posisi kedua. Namun, dalam kurun setahun mana saja emisi gas rumah kaca Pentagon jauh lebih tinggi dari banyak negara kecil di dunia.

Pada bulan Januari 2019, Pentagon dalam sebuah laporannya kepada Kongres AS menyebut perubahan iklim sebagai “isu keamanan nasional.” Ironisnya, Departemen Pertahanan AS itu justru salah satu penyumbang terbesar emisi gas rumah kaca yang memicu perunahan iklim.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Emisigas rumah kacaPentagon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tanzania Dongkrak Pemasukan Negara Lewat Pajak Rambut Palsu
Tulisan selanjutnya Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Ungkap Fakta Menarik di Sidang MK

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?