Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Beijing Hentikan Izin Bepergian Perorangan ke Taiwan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2019 20:38 8:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Agustus 2019 07:00
Bagikan
Taiwan.
Bagikan

Hidayatullah.com–China mengumumkan akan menghentikan pemberian izin bepergian perorangan ke Taiwan.

Kementerian Pariwisata China mengatakan bahwa keputusan itu, yang berlaku mulai Kamis (1/8/2019), dipicu oleh situasi tegang lintas selat belakangan ini.

Pelancong perorangan dari 47 kota –termasuk Beijing dan Shanghai– menikmati kebebasan mengunjungi Taiwan sejak 2011. Namun, ketegangan Beijing dengan pulau yang dianggapnya sebagai salah satu provinsi China itu belakangan ini semakin memburuk.

Larangan bepergian tersebut tidak berlaku untuk pelancong berkelompok alias rombongan turis.

Robert Kao, anggota Asosiasi Agen Perjalanan Taiwan, mengatakan kepada China Morning Post bahwa jika larangan itu tidak dicabut sampai akhir tahun ini, maka jumlah pelancong yang berkunjung ke Taiwan bisa berkurang sekitar 700.000, lansir BBC Rabu (31/7/2019).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Izin melancong sempat dilonggarkan semasa Taiwan dipimpin oleh Ma Ying-jeou, yang partainya Koumintang berhubungan baik dengan pemerintah Komunis di China Daratan.

Namun, sejak Tsai Ing-wen pada 2016 memimpin Taiwan hubungan dengan China Daratan berubah menjadi dingin, dan bahkan belakangan ini memanas. Maklum, wanita pemimpin Taiwan itu lebih suka jika Taiwan merdeka daripada menjadi bagian dari China.

Meskipun hubungan tidak lagi mesra, menurut biro pariwisata Taiwan pada tahun 2017 dan 2018 ada 2,69 juta orang mengunjungi pulau itu dari China Daratan.

China menawarkan Taiwan diperlakukan sama seperti Hong Kong yang memakai model otonomi “satu negara dua sistem”.

Akan tetapi Presiden Tsai –yang akan menghadapi pemilu Januari 2020– berargumen bahwa sistem itu gagal, melihat fakta apa yang terjadi dengan Hong Kong sekarang ini.

Pekan ini Taiwan menggelar latihan perang selama dua hari dengan amunisi sungguhan. Latihan perang itu berbarengan dengan latihan perang China yang digelar di daerah yang berhadapan langsung dengan Taiwan.

Beijing belakangan juga dibuat marah sebab Amerika Serikat meloloskan permintaan penjualan tank dan senjata yang diajukan Taiwan.

Beijing merespon keputusan AS itu dengan mengatakan bahwa China siap mengangkat senjata apabila Taiwan memaksa ingin menjadi negara tersendiri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaTaiwan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Libya akan Tutup 3 Pusat Detensi Migran
Tulisan selanjutnya PM Mahathir: Saya Janji Serahkan Jabatan ke Anwar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?