Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tinggalkan Menari Demonstran Hong Kong Kursus Bela Diri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 November 2019 18:29 6:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 November 2019 18:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebelum protes merebak di Hong Kong lima bulan lalu, Pino adalah seorang penari yang mengikuti kursus beragam jenis tarian selama bertahun-tahun, mulai dari jazz sampai hip-hop dan bahkan pole dancing.

Sekarang, wanita pekerja IT berusia 31 tahun itu memilih untuk belajar bela diri.

“Saya berhenti menari, sekarang saya bertarung,” kata wanita kurus itu yang hanya bersedia disebut sebagai Pino, seperti dikutip Reuters Jumat (1/11/2019).

Sekali sepekan, Pino menghadiri kelas bela diri di mana instrukturnya mengajarkan cara melawan polisi, menghindari penangkapan dan menavigasi jalan di sekitar daerah kerusuhan. Pelajarannya terkadang disertai penayangan rekaman asli bentrokan antara polisi dan demonstran.

Kelas semacam itu merupakan salah satu yang marak di Hong Kong beberapa bulan belakangan ini, kata demonstran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tidak hanya orang-orang yang berada di baris depan dan para pemuda, kita semua perlu belajar ketangkasan ini untuk melindungi diri sendiri,” kata William Cheung, penyelenggara kelas bela diri yang rutin digelar di Chinese University of Hong Kong.

“Topik pelajaran hari ini adalah melepaskan diri,” kata pemuda berusia 19 tahun yang hanya bersedia menyebutkan inisial namanya R.

“Sepertinya perkelahian (polisi dengan demonstran) belum akan berakhir dalam waktu dekat, dan saya tidak tahu sampai kapan akan berlangsung,” kata R, saat mengikuti latihan di halaman perpustakaan Universitas Hong Kong pada suatu pagi belum lama ini, di mana peserta diajar menangkal pukulan pentungan polisi dengan tasnya. Itu mengapa menurut R belajar bela diri sangat penting.

Bukan hanya polisi, demonstran Hong Kong harus berhati-hati juga terhadap serangan kelompok lain, terutama setelah sekelompok geng kriminal terorganisir (triad) menyerang demonstran di sebuah stasiun kereta bawah tanah di distrik Yuen Long pada bulan Juli.

Pino, yang menjadi sukarelawan medis selama unjuk rasa berlangsung dan merawat orang-orang yang terluka, mengatakan bahwa dia sudah belajar bagaimana cara melumpuhkan senjata lawan.

Sepertinya dalam waktu dekat dirinya belum akan kembali ke kelas menari.

“Saya pikir dalam kondisi seperti sekarang ini, kita perlu bertarung, bukan menari,” ujar Pino.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bela diridemonstranHong Kong
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ada Malaikat di Balik Buliran Hujan
Tulisan selanjutnya Pemerintah AS Tahan Bantuan Keamanan $105 Juta untuk Libanon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?