Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pasang Jaring Setelah Puluhan Mayat Korban Covid-19 Dihanyutkan di Sungai Gangga

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Mei 2021 22:21 10:21 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 Mei 2021 06:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com-Otoritas India Utara memasang jaring di Sungai Gangga setelah puluhan jenazah tersangka korban COVID-19 hanyut di dalamnya. Penemuan 71 mayat di beberapa bagian Bihar menimbulkan kekhawatiran virus itu akan mencapai pedalaman India yang luas, tempat dua pertiga populasinya tinggal.

Penduduk setempat mengatakan jenazah dibuang ke sungai karena mereka tidak dapat membeli kayu untuk upacara kremasi selain terlalu banyak jenazah yang harus dikuburkan. Menteri Sumber Daya Air Bihar Sanjay Kumar, dalam ciutannya di Twitter mengatakan jaring ditempatkan di sungai di perbatasan negara Uttar Pradesh sambil meningkatkan patroli.

Ia mengatakan, pemerintah negara turut berduka atas tragedi tersebut sekaligus membahayakan Sungai Gangga karena hasil penyelidikan memastikan bahwa jenazah korban meninggal antara empat hingga lima hari lalu.  Laporan pers juga menyatakan bahwa 25 mayat ditemukan di distrik Gahmar, Uttar Pradesh.

Bagaimana jenazah itu sampai di sana tidak jelas, tetapi diperkirakan mereka adalah korban Covid-19.  Pada hari Selasa, seorang jurnalis lokal mengatakan kepada BBC Online bahwa mayat telah terdampar di tanggul di desa Gahmar selama beberapa hari.

Penduduk setempat mengklaim mereka telah mengeluh bau tidak sedap selama beberapa hari terakhir. Namun menurutnya,  pihak berwenang hanya mengambil tindakan setelah mendengar berita tentang mayat yang ditemukan di hilir di negara bagian Bihar hari Senin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Polisi di Gahmar mengaku telah menarik mayat keluar dari sungai dengan tongkat. Sekitar 25-30 mayat yang sudah membusuk ditarik keluar dan dikubur sejak tengah malam.

Foto: The Indian Express

Hakim Distrik Ghazipur, MP Singh, mengatakan penyelidikan telah diluncurkan untuk mengetahui bagaimana mayat-mayat itu sampai di sana, lapor NDTV. “Kami mendapat informasinya, petugas kami hadir di tempat dan penyelidikan sedang dilakukan. Kami berusaha mencari tahu dari mana asalnya,” katanya.

Ini bukan pertama kalinya mayat mengapung di sungai di India selama pandemi. “Sungai Gangga membengkak dengan mayat,” kata penulis dan penyair bahasa Hindi terkenal, Suryakant Tripathi, yang lebih dikenal sebagai Nirala.

Nirala menulis tentang wabah flu Spanyol tahun 1918 di desanya di sebuah provinsi yang sekarang menjadi negara bagian Uttar Pradesh di India. Penulis sendiri mengaku telah kehilangan istri dan anggota keluarganya karena flu, yang menewaskan antara 17 dan 18 juta di India saja, lebih dari semua korban dalam Perang Dunia.

Sebuah laporan tentang pandemi oleh pejabat Inggris Norman White melaporkan bahwa “banyak mayat dibuang ke sungai di provinsi itu” karena persediaan kayu bakar untuk dikremasi langka.

Antian panjang

Hindutimes mengutip seorang petugas polisi setempat, Hitendra Krishna, yang mengatakan ada antrean panjang di krematorium di negara bagian utara. “Bukan tidak mungkin terburu-buru, jenazah kemudian dibuang begitu saja ke sungai,” ujarnya.

Jumlah kematian resmi COVID-19 di India melonjak lagi hari ini, tetapi banyak ahli percaya jumlah sebenarnya jauh lebih tinggi. Virus korona menyebar ke daerah pedesaan di mana rumah sakit hanya sedikit dan jauh di antara mereka selain prosedur pencatatan yang parah.

Sementara itu, di New Delhi, jenazah pria berusia 56 tahun yang meninggal karena infeksi COVID-19 ditemukan tewas di pinggir jalan di Shimla, Himachal Pradesh kemarin sore. Menurut The Indian Express, polisi mengatakan mayat 19 pasien ditemukan di dekat area taman di Khalini sekitar jam 6 sore (waktu setempat).

Beberapa polisi kemudian bergegas ke lokasi dan membawa pria itu ke Rumah Sakit IGMC di Shimla untuk diperiksa.”Setibanya di unit gawat darurat rumah sakit, dokter memastikan pria itu telah meninggal sebelumnya dan tubuhnya dibawa untuk diotopsi dan dipastikan positif COVID-19,” kata seorang pejabat dari Kantor Polisi Shimla Timur.

Berdasarkan penyelidikan polisi awal, individu tersebut diidentifikasi sebagai Sarjeet Singh dan bekerja di Departemen Pekerjaan Umum India.

India kini menjadi episentrum pandemi global dan telah mencatat lebih dari 22 juta kasus dan 249.992 kematian. Namun para ahli yakin jumlah korban tewas sebenarnya bisa jauh lebih tinggi. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19IndiaSungai Gangga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya tentara Hamas dari Brigade Al Qassam Pemimpin Hamas Mengatakan ‘Siap’ untuk Menghadapi Eskalasi Serangan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Menteri Pertahanan Benny Gantz Sebut Serangan Mematikan di Gaza ‘Israel’ Mengatakan Serangan Mematikan di Gaza ‘Baru Permulaan’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?