Hidayatullah.com–Pengunjuk rasa membakar sebuah bangunan gereja di kota Akure, bagian barat daya Nigeria, menyusul rumor yang menyebutkan jasad seorang anak berusia satu tahun yang dilaporkan hilang bulan lalu dikubur di dekat altar.
Saksi-saksi mengatakan dua pengunjuk rasa ditembak dan terluka oleh petugas kepolisian yang berusaha membubarkan gerombolan massa yang marah tersebut.
Polisi mengatakan salah satu anggota mereka tewas.
Anak bayi tersebut hilang bulan lalu saat mengunjungi gereja itu, yang dikenal sebagai Sotitobire Miracle Church, bersama ibunya.
Bagaimana situasi seputar hilangnya bocah tersebut masih belum jelas, tetapi si ibu Modupe Kolawole mengatakan kepada BBC Rabu (18/12/2019) bahwa ada sesuatu yang tidak beres.
Alfa Babatunde, pendiri gereja tersebut, ditangkap pekan lalu oleh polisi rahasia Nigeria berkaitan dengan kasus tersebut. Dia belum memberikan pernyataan ke publik sampai saat ini.
Jurnalis BBC edisi bahasa Yoruba melaporkan bahwa belum ada konfirmasi jasad anak hilang itu ditemukan.*