Hidayatullah.com–Khawatir penyebaran penyakit akibat coronavirus, Covid-19, perayaan hari ulang tahun Kaisar Naruhito yang pertama kali digelar untuk publik terpaksa dibatalkan.
Dilansir Asahi Shimbun Selasa (18/2/2020), Kantor Kerumahtanggaan Istana membatalkan acara “open house” ulang tahun Kaisar Naruhito yang rencananya digelar pada 23 Februari di Istana Kekaisaran di Tokyo guna mencegah penyebaran coronavirus lebih lanjut.
Tanggal 23 Februari mulai tahun ini menjadi hari libur nasional untuk menghormati hari kelahiran Naruhito. Tahun ini merupakan ulang tahun pertamanya yang digelar sebagai seorang kaisar, sejak Naruhito naik Tahta Krisantemum pada bulan Mei 2019.
Di hari kelahiran kaisar, sudah memjadi tradisi bagi kaisar, permaisuri dan anggota keluarganya untuk tampil ke publik sekitar tiga kali di beranda Aula Chowaden di Taman Timur dari Istana Kekaisaran.
Namun, karena diperkirakan orang yang datang ke acara itu diperkirakan mencapai puluhan ribu, pihak istana menilainya terlalu riskan mengingat wabah Covid-19 sedang menyebar.
Menurut Kantor Kerumahtanggaan Istana, massa yang datang menghadiri perayaan ulang tahun Kaisar Akihito terkahir di istana pada 23 Desember 2018 mencapai 82.850 orang.
Ini merupakan pembatalan ulang tahun kaisar pertama sejak 1996, yang waktu itu perayaan serupa dibatalkan akibat krisis penyanderaan di Kedutaan Besar Jepang di Peru.
Meskipun acara untuk publik tersebut dibatalkan, Kaisar Naruhito tetap akan memperingati hari kelahirannya yang ke-60 tahun yang sudah dijadwalkan akan dihadiri PM Shinzo Abe dan pejabat-pejabat tinggi lainnya.*