Hidayatullah.com–George W Bush menyatakan kemenangannya dalam pemilihan presiden Amerika Serikat setelah penantangnya dari partai Demokrat John Kerry mengaku dirinya kalah.
“Saya bangga memimpin negara hebat ini dan saya bangga membawa Amerika maju,” kata Bush di Washington.
Senator Kerry secara terbuka mengakui kekalahannya saat berpidato di Boston.
Sebelumnya dia menelepon Bush untuk menyatakan diri menerima kekalahan di negara bagian Ohio, yang merupakan penentu kemenangan presiden Amerika.
George Bush mengatakan John Kerry telah menjalankan “kampanye yang penuh semangat” dan menerima kekalahan “dengan elegan”.
Presiden Bush mengatakan dia ingin mendekatkan diri pada semua rakyat Amerika.
Kepada para pendukung lawannya dalam pemilihan Bush mengatakan, “Saya membutuhkan dukungan anda sekalian dan saya akan membuktikan kepada anda saya mampu melakukannya.”
Dalam pidato kekalahannya, Kerry mengatakan dia dan Bush berbicara tentang “bahaya perpecahan di dalam Amerika dan yang dibutuhkan adalah persatuan”.
Tak alam setelah pidato kemenangan Bush, Perdana Menteri Inggris Tony Blair menyampaikan ucapan selamat dan berbicara tentang pentingnya penguatan hubungan antara Amerika Serikat dan Eropa.
Dunia Islam Kecewa
Beberapa pemimpin dunia menyambut gembira kemenangan Bush. Sekutu AS di Asia, Australia menyambut gembira menangnya Bush. PM Australia John Howard mengatakan, kemenangan Bush adalah suatu kemenangan bagi perjuangan anti-terorisme.
“Ini adalah penegasan kuat bagi kepemimpinan AS dalam perjuangan dunia menghadapi terorisme, ” ujar Howard yang dikenal pendukung gigih AS.
Berbeda dengan pemimpin lainnya, PM Malaysia Abdullah Ahmad Badawi, meski mengucapkan selamat kepada Bush, namun dia mengatakan Presiden terpilih AS itu mesti memberikan seluruh perhatiannya guna menyelesaikan nasib buruk rakyat Palestina.
Bush sejak dulu selalu berjanji bahwa dia akan melanjutkan perang melawan terorisme. “Saya percaya itu yang akan dilakukannya. Saya tak tahu apakah dia akan mengubah keputusannya atau memiliki rencana lain. Kita harus menunggu dan melihat,” kata Badawi.
Ketua Organisasi Konferensi Islam itu mendesak Bush agar memberikan perhatian lebih besar kepada pandangan negara lainnya tentang berbagai masalah seperti konflik Irak dan Palestina. “Siapa pun ingin melihat apa kebijakan baru Presiden Bush,” kata Abdullah Ahmad Badawi, ketua OKI yang beranggota 57 negara itu.
Pakistan, yang juga sekutu anti-teror AS juga menyambut baik kemenangan Bush, namun Menteri Penetrangan Sheikh Rashid Ahmed mengatakan dia berharap dunia Muslim, termasuk Pakistan dan Kashmir, akan lebih diperhatikan selama masa jabatan kedua Bush.
“Banyak Muslim telah disakiti oleh beberapa kebijakannya, namun saya berharap dia akan membawa serta mereka sepanjang masa jabatannya nanti,” katanya. Harga saham di Jepang, Selandia Baru dan Australia menguat Kamis , demikian juga dengan mata uangnya terhadap dolar AS, yang sebelumnya anjlok karena adanya kecemasan bahwa Bush akan melakukan langkah tak berarti untuk memperkecil anggaran defisit Amerika.
Meski para pemimpin Eropa kebanyakan menyatakan kegembiraannya atas kemenangan Bush, di kalangan masyarakat biasa tidak demikian. Banyak kelompok masyarakat yang tidak gembira sama sekali terpilihnya Bush. CNN melaporkan dari Paris bahwa Presiden Jacques Chirac mengucapkan selamat atas kemenangan Bush. Tetapi sewaktu ditanya bagaimana reaksi rakyat Perancis itu mengatakan bahwa sejumlah masyarakat Perancis menyambut sinis kemenangan Bush. Mereka mengatakan, ‘lebih baik mengetahui setan yang sudah dikenalnya (yang menang) daripada yang belum dikenal sama sekali (John Kerry). (bbc/afp/ap/cha)