Hidayatullah.com–Satu tim dari Federal Bureau of Investigation (FBI) sudah tiba di ibu kota Sudan, Khartoum, untuk membantu penyelidikan kasus upaya pembunuhan yang gagal terhadap Perdana Menteri Abdalla Hamdok, lapor BBC Rabu (13/3/2020).
Konvoi kendaraan Hamdok diserang dengan bahan peledak dan tembakan senjata api hari Senin. Belum jelas siapa di belakang serangan itu.
Tiga agen dari dinas intelijen Amerika Serikat tersebut datang setelah otoritas Sudan meminta bantuan internasional untuk menyelidiki kasus itu.
Hamdok, seorang pakar ekonomi, ditunjuk sebagai perdana menteri Sudan pada bulan Agustus 2019, menyusul kudeta oleh militer yang menggulingkan kekuasaan Presiden Omar al-Bashir pada bulan April.
Koresponden BBC melaporkan ada kekhawatiran terkait stabilitas di Sudan, sebab sebagian orang-orang kuat rezim lama kabarnya menantang reformasi yang sedang diupayakan di negara Afrika itu.*