Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jumlah Penderita Flu Babi Singapura Capai 103

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Juni 2009 19:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menurut Departemen Kesehatan di Singapura, seperti dikutip Bernama, dari 26 kasus itu, empat orang tampaknya terinfeksi di Singapura. Sedangkan 22 penderita lainnya terinfeksi saat melakukan perjalanan ke luar negeri, yakni ke Amerika Serikat, Australia, Filipina, Thailand, dan Malaysia.

Kewarganegaraan dari 22 penderita baru flu babi itu beragam, yakni 14 orang Singapura—dua orang pemilik izin tetap (satu Malaysia, satu Inggris), dan enam orang asing (dua warga Filipina, satu Amerika, satu Australia, satu Malaysia, dan satu Selandia Baru).

Sementara, di Thailand dijumpai lebih dari 201 kasus flu babi, sehingga pemerintah menutup sejumlah sekolah. Flu babi juga ditemukan di Malaysia dan Filipina. Bahkan di Filipina dilaporkan 54 kasus flu babi hanya dalam waktu 24 jam.

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri mengumumkan nama seorang warga negara Indonesia suspect flu babi. Menurut Juru Bicara Deplu, Teuku Faizasyah, WNI tersebut saat ini berada dalam perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura.

”Atas nama Oei William Widynata. Satu pekan lalu dia masuk ke Singapura, setelah dicek suspect H1N1,” kata dia di Kantor Deplu, Pejambon, Jakarta, Jumat 19 Juni 2009.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dijelaskan Faizasyah, Oei, yang merupakan tenaga profesional yang bekerja di Singapura itu, baru saja bepergian ke Melbourne, Australia. ”Saat ini dia sedang dikarantina. Deplu sudah berkoordinasi dengan keluarga di Singapura,” kata dia.

Sementara, di Amerika Serikat (AS), Pusat Kontrol dan Pengendalian Wabah AS (CDC) merilis jumlah penderita flu babi, Jumat (19/6). Jumlah penderita flu babi di AS kini menembus angka 21.449 dan jumlah korban meninggal dunia melonjak dua kali lipat menjadi 87 orang. Jumlah ini meningkat dari pekan lalu sebanyak 18.000 kasus dan 44 orang yang tewas.

Penderita terbanyak di AS dilaporkan ada di Wisconsin, Illinois, dan Texas. Di Illinois sendiri terhitung sebanyak 500 kasus.

CDC mengatakan, aktivitas flu akhir-akhir ini meningkat di kawasan timur laut. Sedangkan jumlah korban tewas seperempatnya berasal dari New York.

Di Benua Kangguru Australia, seorang penderita flu babi tewas, Jumat (19/6), namun apa yang menjadi penyebab kematiannya belum pasti. Sehingga apakah korban ini adalah korban tewas pertama akibat virus flu babi di Asia-Pasifik, belum diketahui.

Korban tewas itu adalah seorang laki-laki berusia 26 tahun yang memang juga menderita sakit besar lainnya. Dia meninggal di Rumah Sakit Adelaide. ”Meski pasien itu positif mengidap flu babi, namun kondisi medis lainnya secara dramatis membuat kondisinya mengalami penurunan saat sampai di Adelaide,” ujar kepala kesehatan Australia Selatan Paddy Phillips.

Australia mendata jumlah penderita flu babi saat ini telah mencapai 2.330 kasus. Ini menjadi wabah paling parah yang menyerang negeri ini.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis malam 11 Juni 2009 waktu setempat (Jumat dini hari WIB) menaikan status flu babi ke pandemi atau level 6, yang  merupakan status siaga tertinggi yang dinyatakan WHO atas suatu wabah penyakit.
Itu merupakan kali pertama dalam 41 tahun terakhir WHO menyatakan wabah penyakit berada dalam status pandemi. Sebanyak 74 negara mengkonfirmasi 29.669 kasus, 145 orang di antaranya tewas. [sbp/ ap/ afp/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemimpin Redaksi Surat Kabar Saudi Arabia Dipecat
Tulisan selanjutnya Anak Nakal, Negara Ikut Bingung!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?