Hidayatullah.com–Kanada menutup pintu-pintu perbatasannya bagi warga asing, kecuali warga negara AS, dan mendesak warganya agar tinggal di rumah dan mengurangi bepergian.
“Selama beberapa terakhir kita melihat Covid-19 menyebar ke sleuruh dunia dengan lebih cepat. Kanada tidak terkecuali,”kata Trudeau,berbicara dari halaman rumahnya di mana dia mengisolasi diri, setelah istrinya Sophie Gregoire Trudeau dites positif coronavirus pekan lalu.
“Kami pastikan bahwa situasinya terus berubah, dan respon kita juga akan berubah juga sebab virus terus menyebar. Kami memutuskan untuk mengambil langkah lebih agresif guna mennyelamatkan Anda dan keluarga,” kata Trudeau seperti dilansir The Guardian Senin (16/3/2020).
“Semua rakyat Kanada sebisa mungkin diimbau untuk tinggal di rumah,” ujarnya.
Trudeau mengatakan perbatasa akan tetap dibuka untuk pelayaran, tetapi pemerintah akan membatasi penerbangan menuju bandara-bandara di empat kota utama Kanada, yaitu Toronto-Pearson, Montreal-Trudeau, bandarainternasional Vancouver dan bandara internasional Calgary.
Kanada sejauh ini telah mengkonfirmasi 377 kasus coronavirus, dua kali lebih banyak dibanding jumlah pada hari Jumat.
Hari Senin pagi, Provinsi Ontario mengumumkan 17 lokasi tes dan menyiapkan dana C$10 juta untuk kampanye kepedulian publik. serta legislasi darurat yang akan melarang perusahaan memecat pekerjanya yang mengkarantina diri. Di provinsi itu tedapat 177 kasus infeksi coronavirus, yang terbanyak di Kanada.
Sementara itu Provinsi Alberta mulai akhir pekan kemarin memutuskan menutup semua sekolah negeri,mengikuti jejak sejumlah provinsi lain yang juga meliburkan siswanya. Penutupan kemungkinan bisa diperpanjang sampai akhir tahun ajaran.
“Pandemi ini tidak akan hilang dalam hiungan pekan, dan tidak jelas peluang kapan sekolah akan dibuka kembali, sepertinya paling cepat bulan September,” kata Deena Hinshaw, kepala urusan kesehatan publik Provinsi Alberta.
Beberapa provinsi lain mengambil langkah lebih agresif. Quebec, misalnya, memerintahkan agar semua bar, klub dan gym ditutup. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar dan menjaga jarak apabila melakukan interaksi sosial.
Meskipun setiap daerah mengambil langkah berbeda dalam menanggapi wabah Covid-19, Trudeau mendesak agar persatuan dikedepankan.
“Kekuatan negara kita terletak pada kemampuan kita untuk bersatu dan saling menjaga satu sama lain, terutama di masa sulit. Oleh karena itu, kontaklah teman-teman Anda, hubungilah sanak keluarga Anda. Pikirkan masyarakat kita,” imbau Perdana Menteri Kanada itu.*