Hidayatullah.com-Narapidana di sebuah penjara di Iran terlibat kerusuhan pada Ahad (29/3) malam. Kekacauan ini karena kekhawatiran soal wabah virus corona (Covid-19) di fasilitas itu.
Menurut Kantor Berita Pelajar Iran (ISNA), aksi protes pecah pada pukul 10 malam waktu setempat. Aksi protes terjadi di dua bagian Penjara Adel Abad di Kota Shiraz.
Riot in Adel Abad Prison of Shiraz, #Iran
Many are infected with #coronavirus , there is no medical care or necessary supplies provided by authorities ,many fled prison because of the danger of #COVID19#FreeAllProtesters #PoliticalPrisoners pic.twitter.com/AtimrECTp0
— EffatHaddad (@HaddadEffat) March 30, 2020
Para narapidana merusak pagar dan kamera pengintai lansir ISNA, mengutip Sayyid Kazem Mosevi, kepala jaksa penuntut umum Provinsi Fars. Namun kerusuhan itu mampu diredakan oleh petugas keamanan.
Tidak ada korban atau narapidana yang kabur dalam insiden itu. Selama beberapa pekan terakhir, kerusuhan serupa terkait ketakutan teradap virus corona juga terjadi di penjara di Italia, Kolombia dan Thailand.
Jumlah korban tewas akibat Covid-19 di Iran bertambah menjadi 2.640 pada Ahad, setelah Kementerian Kesehatan melaporkan 123 kasus kematian baru. Kementerian itu juga mengkonfirmasi 2.901 kasus baru sejak Sabtu, sehingga jumlah total kasus menjadi 38.309.
Menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University Amerika Serikat, sejauh ini lebih dari 724.000 kasus dikonfirmasi di seluruh dunia, sementara jumlah kematian melebihi 34.000 dan jumlah pasien yang sembuh mencapai lebih dari 152.000.*