Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ketahuan! Polisi Kanada Sadap Telepon Para Jurnalis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 November 2016 06:57 6:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 November 2016 06:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kemarahan merebak di media sosial hari Kamis (3/11/2016) setelah terungkap bahwa pihak berwenang di Kanada menyadap telepon sedikitnya tujuh jurnalis investigasi. Telepon yang disadap termasuk milik reporter ternama La Presse, Patrick Lagace, yang disadap oleh Kepolisian Montreal.

“Saya hidup di alam fiksi mengira bahwa polisi tidak akan berani melakukan hal itu, dan dalam fiksi hakim-hakim melindungi para jurnalis -yang dengan demikian juga melindungi publik- melawan jenis-jenis intrusi polisi seperti ini,” kata Lagace. “Jelas sekali saya naif,” imbuhnya seperti dikutip Deutsche Welle.

La Presse mengatakan unit investigasi khusus dari Kepolisian Montreal telah melacak telepon-telepon milik kolumnis mereka dengan menggunakan chip GPS. Polisi kemudian memindai semua nomor yang muncul dalam sambungan telepon keluar dan masuk.

Kepala Kepolisian Philippe Pichet mengakui bahwa pihaknya memonitor pergerakan Lagace, tetapi dengan surat resmi dari pengadilan, dengan alasan “keadaan luar biasa.” Pihak berwenang memiliki alasan untuk berkeyakinan bahwa wartawan itu melakukan kontak dengan tersangka-tersangka kasus yang sedang mereka selidiki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lagace, meragukan klaim pihak kepolisian itu. Dia mengatakan berita tentang kasus yang dimaksud justru dikabarkan pertama kali bukan oleh media tempatnya bekerja, tetapi oleh media lain. Menurut Lagace, motif sesungguhnya dari polisi adalah untuk melacak petugas-petugas dari departemen kepolisian sendiri yang secara sembunyi-sembunyi berbicara kepada pers.

Kasus yang dimaksud berkaitan dengan dua petugas kepolisian anti-geng, yang ditangkap pada musim panas lalu dan didakwa melakukan pemalsuan alat bukti.

Pichet juga mengatakan bahwa tidak ada jurnalis lain yang dimata-matai oleh kepolisian, sepanjang yang dia tahu.

Namun, stasiun televisi CBC melaporkan bahwa sedikitnya 6 jurnalis lain juga dimata-matai oleh berbagai level dari pihak keamanan Kanada.

Terungkapnya aksi pengintaian terhadap awak-awak media itu menyulut kritikan pedas di negara yang sangat bangga dengan citra sebagai surga kebebasan dan kemajuan itu.

Menanggapi masalah tersebut, Perdana Menteri Justin Trudeau hari Rabu kemarin mengatakan bahwa pemerintahannya “membela kebebasan pers.” Namun, dia juga mengatakan harus menunggu hasil pembicaraan antara pemerintah daerah Montreal dengan kepolisian setempat dulu sebelum memberikan pernyataan resmi terkait masalah itu.

Pemerintah Daerah Provinsi Quebec telah mengecam tindakan pengintaian atas para jurnalis yang menggunakan perintah pengadilan tersebut, dan hari Selasa mengumumkan bahwa pihaknya akan menyelidiki dugaan tindakan tidak patut yang dilakukan oleh aparat keamanan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kantor GPII di Menteng Raya 58 Siap Tampung Peserta #AksiBelaQuran
Tulisan selanjutnya Puluhan Ribu Umat Islam Shalat Shubuh Berjamaah di Istiqlal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?