Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mubarak Angkat Orang-orang Militer

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 30 Januari 2011 08:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seolah tak menghiraukan desakan warganya yang menginginkan adanya reformasi, Presiden Mesir, Hosni Mubarak justru mengangkat tokoh-tokoh militer.

Hari Sabtu (29/1) kemarin, Mubarak yang cukup lama berkuasa di Negeri itu telah mengangkat Wakil Presiden (Wapres) dan Perdana Menteri (PM) baru. Hanya saja, kedua pejabat penting adalah berlatar belakang militer.

Bahkan Wapres baru yang diangkat Mubarak, Umar Sulaiman adalah, tokoh penting yang dikenal dalam intelijen dan diplomasi.

Pada tahun 1993, Umar Sulaiman menjabat kepala intelijen Mesir dan bertanggungjawab atas sejumlah isu politik luar negeri.

Sulaiman adalah orang kepercayaan terdekat Presiden Hosni Mubarak dan orang pertama yang diangkat menjadi wakil presiden sejak Mubarak berkuasa 30 tahun lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mubarak sendiri adalah wakil presiden sebelum mengambilalih kekuasaan setelah pembunuhan pendahulunya, Anwar Sadat.

Sulaiman mendapat penghargaan internasional atas perannya sebagai penengah dalam proses perdamaian Israel-Palestina atas upayanya meredam ekstrimisme Islam. Tahun 2009, majalah Foreign Policy memberi dia peringkat sebagai salah seorang kepala dinas intelijen yang paling berpengaruh di Timur Tengah.

Selain Sulaiman,Mubarak juga mengangkat Ahmad Shafiq yang juga berlatar belakang militer. Shafiq adalah mantan kepala staf angkatan udara dan menteri perhubungan udara.  

Memperkokoh Militer

Sejumlah pengamat menilai, keputusan Mubarak itu sama sekali tidak meredakan kondisi yang ada. Menurut tokoh oposisi, Mohammad Elbaradei, yang juga Mantan Dirjen Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) menyatakan, Mubarak lebih baik mengundurkan diri.

\”Sekarang mengundurkan diri itu lebih baik dari pada besok.\”

Pengangkatan keduanya menurut Elbaradei hanya akan memperkokoh militer di negeri itu.

“Pemilihan Ahmad Shafiq sebagai perdana menteri baru bukanlah solusi, bahkan langkah itu malah memperkokoh perspektif militer dalam sistem.”

Para demonstran juga menganggap tak ada perubahan berarti dengan pemilihan kedua tokoh tersebut.

“Ia juga sama dengan Mubarak, tidak ada perubahan,” kata seorang pemrotes kepada Reuters di luar kantor Kementerian Dalam Negeri, tempat ribuan pengunjuk rasa berkumpul.

Sementara itu, dalam sebuah situsnya hari Sabtu sebagaimana dikutip IRNA, kelompok partai oposisi yang paling banyak dianiaya dan didholimi Mubarak, Al Ikhwan Al Muslimun menyatakan dukungannya terhadap kelanjutan demonstrasi hingga Mubarak menyatakan turun dan bergantinya rezim baru. *

Foto: Umar Sulaiman,  bersama Menhan Israel, Shaul Mofaz/bbc

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sidang Vonis Ariel Akan Didemo 26 Ormas
Tulisan selanjutnya Israel Cemas Islam Berkuasa di Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?