Hidayatullah.com–Keluarga Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh mengumumkan mereka telah memaafkan paran pembunuh ayahnya. Almarhum Jamal Khashoggi, wartawan terbunuh di Kedutaan Arab Saudi di Turki pada tahun 2018.
Salah satu putra korban, Saleh Khashoggi, mengutip Al-Quran Surat Asy-Syura ayat 40 di laman Twitter seperti dikutip Alarabiyah, Jumat (22/5/2020) dengan mengatakan, “Pada malam yang penuh keutamaan ini, di bulan suci kembali mengingat Wahyu Allah SWT : ‘Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang setimpal, tetapi barangsiapa yang memaafkan dan berbuat baik (kepada orang yang berbuat jahat) maka pahalanya dari Allah. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang dzalim.’ Karena itu kami Putra-putri As-Syahid Jamal Khashoggi mengumumkan bahwa kami memaafkan pelaku pembunuhan atas ayah kami di hadapan Allah yang Mahakuasa, kami bertawakal dan berharap balasan dari Allah SWT,” demikian tulisnya, sebagaimana dikutip ShehabNews.
Sampai hari ini belum jelas apakah pernyataan maaf ini karena tekanan yang diterima oleh keluarga Khashoggi, atau memang datang dari keinginan mereka sendiri.
Sebelumnya, pengadilan Arab Saudi pada Desember menjatuhkan hukuman mati kepada lima orang atas pembunuhan Khashoggi. Tiga pelaku lainnya dijatuhi hukuman total 24 tahun penjara.
Menurut jaksa penuntut umum, perwakilan dari kedutaan besar dari lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB serta perwakilan dari Turki hadir selama persidangan kasus itu. Putra-putra Jamal Khashoggi dan pengacara mereka juga hadir selama persidangan.
Pengadilan juga telah menjatuhi hukuman penjara terhadap 3 terdakwa, dan melepaskan Wakil Kepala Intelijen Ahmad Asiri, serta tidak menuntut dalang dari operasi tersebut, yaitu Mantan Penasehat Kerajaan Saud Al-Qahtani, sebuah keputusan yang menurut Organisasi Internasional sangat tidak adil.*