Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Spanyol akan Bantai 100.000 Cerpelai karena Membawa Coronavirus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Juli 2020 17:51 5:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juli 2020 17:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Spanyol telah memerintahkan pembantaian atas hampir 100.000 ekor cerpelai di sebuah peternakan setelah mengkonfirmasi banyak di antara hewan itu yang membawa coronavirus, kata seorang menteri regional hari Kamis (16/7/2020).

Joaquin Olona, menteri pertanian untuk wilayah Aragon, mengatakan pembantaian akan meliputi 92.700 ekor cerpelai, yang diternakkan untuk diambil kulit bulunya untuk dijadikan mantel dan asesoris fesyen.

Aparat berwenang menduga virus pertama kali mencapai peternakan itu melalui seorang pekerja yang kemudian menularkannya ke hewan-hewan berbulu lebat tersebut.

Namun, Olona mengatakan tidak diketahui pasti apakah penularan dari hewan ke manusia dan sebaliknya dimungkinkan terjadi, lansir The Guardian.

Sementara itu di Belanda, puluhan ribu cerpelai sudah dibantai sejak awal pandemi Covid-19, setelah diketahui 20 peternakan terjangkit coronavirus, menurut keterangan otoritas Belanda awal bulan ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Spanyol, peternakan cerpelai itu yang terletak di Puebla de Valverde, sekitar 100km arah barat laut dari kota wisata pantai Valencia, ditempatkan dalam pengawasan ketat sejak 22 Mei setelah 7 orang pekerjanya diketahui positif Covid-19, kata Olona.

Sejak itu, tidak seekor cerpelai pun yang boleh meninggalkan peternakan, yang merupakan satu-satunya tempat perbanyakan hewan cerpelai di daerah Aragon.

Petugas yang melakukan tes PCR terhadap hewan-hewan itu pada tanggal 13 Juli menunjukkan hasil pemeriksaan bahwa 87% cerpelai di sana membawa coronavirus di tubuhnya. Guna mencegah kemungkinan penularannya ke manusia, maka diambil keputusan untuk membantai hewan-hewan tersebut, kata Olona.

Spanyol sampai saat ini termasuk negara yang terdampak Covid-19 paling parah dengan lebih dari 28.400 kematian. Sejak 21 Juni setelah aturan lockdown dicabut, pihak berwenang memantau adanya kemunculan lebih dari 120 wabah coronavirus baru.* 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cerpelaicoronaviruscovid-19Spanyol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Sanggup Bayar Gaji, Gereja Katolik Uganda Berhentikan Semua Staf Sekolah Binaan
Tulisan selanjutnya KPAI: Masih Banyak Ketimpangan dalam Pembelajaran Jarak Jauh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?