Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Junta Milter Myamar Serang Masjid, Embat Kotak Amal

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 April 2021 16:34 4:34 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 April 2021 16:34
Bagikan
junta milter myamar serang masjid
Seorang pria yang terluka oleh tentara pada hari Selasa di Myitnge, Mandalay Region (Foto: Irrawaddy)
Bagikan

Hidayatullah.com—Pasukan rezim militer menewaskan sedikitnya tiga warga sipil anti-kudeta di Kota Myitnge, Wilayah Mandalay selama penggerebekan ke lingkungan pada Selasa dan Rabu sore. Peristiwa ini menandai kematian akibat kekerasan pertama di kota itu sejak kudeta berlangsung.

Dua pria dari suku Yankin tewas setelah ditembak di bagian dada pada malam Festival Tahun Baru tradisional Myanmar atau disebut Thingyan. Jumlah korban bisa lebih tinggi. Beberapa melaporkan bahwa sebanyak lima orang tewas, dua pria yang tewas segera dikremasi di Pemakaman Myitnge Myoma, lapor laman Irrawaddy.

Penembakan dimulai ketika pasukan rezim mencoba menahan seorang pegawai negeri yang melakukan pemogokan dan bergabung dengan Gerakan Pembangkangan Sipil (CDM), kata seorang penduduk setempat. “Mereka datang untuk menangkap PNS yang melakukan CDM,” katanya.

Penduduk yang keluar untuk ikut aksi protes mulai ditembaki. Tentara juga menembak di desa terdekat Hpa Paung pada Rabu malam, menurut penduduk setempat, meskipun mereka tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut pada saat pelaporan.

“Mereka juga melakukan penembakan sepanjang hari hari. Jadi kami tidak bisa keluar, ”katanya kepada Myanmar Now pada hari Rabu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah kotak sumbangan di masjid setempat juga dihancurkan dan uang di dalamnya dijarah tentara, kata seorang penduduk. “Kami masih belum tahu berapa banyak uang yang mereka ambil. Mereka masih memblokir area sehingga kami tidak bisa keluar, “tambah mereka.

Irrawady mengatakan, mereka juga menjarah dana sumbangan publik yang ditujukan untuk staf kereta api, dimana sumbangan tersevut disimpan di sebuah biara. Juru bicara militer tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar terkait pembunuhan kedua pria tersebut dan kaksus penjarahan.

Seorang pekerja bantuan dari Myitnge mengatakan membantu merawat orang yang terluka dan mengumpulkan mayat. Lebih dari 100 orang melakukan aksi protes setiap hari di Myitnge, kata penduduk di sana.

Menurut Asosiasi Bantuan untuk Narapidana Politik, sebuah kelompok yang memantau kekerasan dan penangkapan sejak kudeta 1 Februari, rezim baru tersebut kini telah menewaskan sedikitnya 715 orang, termasuk lebih dari 40 anak-anak.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjarahan Prancis di Aljazair yang Tidak Banyak Diketahui
Tulisan selanjutnya ringan tangan, bulan ramadhan Ringan Tangan di Bulan Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?