Hidayatullah.com—Uganda mencatat kematian pertama Covid-19, menurut Kementerian Kesehatan Uganda lewat Twitter.
Cuitan lanjutan menjelaskan bahwa pasien itu adalah seorang wanita berusia 34 tahun yang awalnya dirawat karena pneumonia di rumah sakit pekan lalu. Dia meninggal dunia pada hari Selasa (21/7/2020) dan dikuburkan pada hari Kamis (23/7/2020), lansir BBC.
Wanita itu merupakan staf pendukung di sebuah pusat kesehatan dan Kementerian mengatakan 30 orang yang kemungkinan kontak dengannya telah ditempatkan di karantina dan pelacakan terhadap orang-orang yang berinteraksi dengannya masih dilakukan.
Uganda sejauh ini melaporkan 1.079 kasus infeksi Covid-19.
Negara itu mulai melonggarkan aturan lockdown pada bulan Mei dan hari Rabu kemarin memperbolehkan pedagang beraktivitas kembali di salah satu kawasan yang paling padat di ibu kota, Kampala.
Dr Yonas Tegegen Woldemariam, perwakilan WHO di Uganda, mengatakan dalam penjelasan pers bahwa kematian itu tidak berarti Uganda harus kembali memberlakukan total lockdown, sebab kebijakan tersebut tergantung dari beberapa isu, termasuk tingkat infeksi dan kapasitas fasilitas kesehatan untuk menanganinya.*