Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mirip Aksi 212: Jalanan Penuh Takbir dan Tahmid Menjelang Shalat Jum’at Perdana Masjid Hagia Sophia

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 24 Juli 2020 14:58 2:58 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 24 Juli 2020 14:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hari ini, Jum’at 24 Juli 2020, warga Turki pada khususnya dan Muslim seluruh dunia sedang bergembira dengan shalat Jum’at perdana di Masjid Hagia Sophia setelah penetapannya kembali sebagai tempat ruku’ dan sujud bagi umat Islam.

Antusiasme masyarakat Muslim tergambar jelas pada jalanan menuju masjid bersejarah tersebut yang saat ini dipenuhi ribuan orang yang bertakbir dan bertahmid menantikan datangnya waktu shalat Jum’at di Turki. Masjid telah penuh sesak dan tak ada lagi yang bisa masuk ke dalam. Diberitakan bahwa mulai sejak malam, warga muslim telah datang dan berdiam di sekitar Hagia Sophia.

Seorang mahasiswa Indonesia di Turki, Mohammad Haykal, mengatakan bahwa jalanan menuju masjid Hagia Sophia sudah padat dan sebagaian besar telah ditutup aparat keamanan.

“Sebagian jalan sudah ditutup aparat karena banyaknya warga datang,” ujarnya.

Suasana tersebut mirip dengan aksi 212 umat Islam Indonesia di Monas pada 2016 lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

#HagiaSophia #ayasofyacamii Warga Turki berebut agar bisa shalat di Masjid Hagia Sophia.
Video Aliye Gürpınar pic.twitter.com/AoKkn06T39

— Hidayatullah.com (@hidcom) July 24, 2020

Di bawah Kekaisaran Bizantium, Hagia Sophia telah digunakan sebagai gereja selama 916 tahun. Pada tahun 1453, setelah Khilafah Ustmaniyyah (Ottoman) menaklukkan Istanbul, tempat ini diubah menjadi masjid oleh Sultan Mehmet II atau dikenal Sultan Muhammad Al-Fatih, yang sangat masyhur.

Hagia Sophia, sebuah harta karun arsitektur dunia yang tak tertandingi, menjalani pekerjaan restorasi selama era Ustmaniyyah, termasuk penambahan menara untuk panggilan adzan oleh arsitek terkenal Mimar Sinan.  Di bawah Kemal Attaturk yang sekuler,  masjid itu diubah menjadi museum pada tahun 1935.

Dalam beberapa tahun terakhir para pemimpin Turki telah menyerukan penggunaannya sebagai masjid lagi dan mengizinkan pembacaan Al-Quran di sana pada acara-acara khusus. Desakan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk mengubah tempat ini menjadi masjid telah membuat kebakaran jenggot beberapa pemimpin dunia, salah satunya Amerika Serikat, Yunani dan pemimpin gereja Rusia.

Menghadapi berbagai kecaman tersebut, Erdogan menegaskan bahwa pengembalian Hagia Sophia sebagai Masjid adalah hak dan merupakan bentuk kedaulatan Turki.

Erdogan juga menyampaikan bahwa kembalinya Hagia Sophia sebagai Masjid adalah syiar pembuka jalan untuk pembebasan Baitul Maqdis dan Masjid Al-Aqsha Palestina.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hagia SophiamasjidSemangat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uganda Melaporkan Kematian Pertama Covid-19
Tulisan selanjutnya Masjid Hagia Sophia Siap untuk Sholat Jumat Perdana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?