Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tiga Orang Terbunuh Akibat Tembakan Polisi dalam Unjuk Rasa Menuntut Penghina Nabi di India

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2020 15:31 3:31 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 12 Agustus 2020 15:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tiga orang terbunuh karena tembakan polisi dan puluhan petugas polisi terluka di Bengaluru, India. Kepala kepolisian kota mengatakan pada NDTV peristiwa ini terjadi dalam demonstrasi mengecam penghinaan Nabi Muhammad oleh seorang kerabat dari Anggota Dewan Legislatif (MLA) di wilayah itu.

Massa yang marah di wilayah Kaval Byrasandra melakukan unjuk rasa untuk memprotes unggahan di Facebook, yang diduga dibuat oleh P. Naveen, keponakan dari MLA Akhanda Srinivasa Murthy.

Para pengunjuk rasa mengepung rumah anggota MLA Srivinas Murthy di kota itu. Mengetahui keponakan dari politikus yang memposting penghinaan terhadap Nabi Muhammad telah ditahan, massa kemudian mendatangi kantor polisi terdekat dengan keyakinan bahwa polisi menyembunyikan pelaku penghinaan di kantor.

Polisi menggunakan tongkat kayu, gas air mata dan peluru tajam untuk membubarkan para pendemo. Peristiwa ini menyebabkan kemarahan massa yang kemudian membakar mobil dan motor yang terparkir di halaman kantor polisi.

Setidaknya seorang wartawan juga terluka setelah dipukuli oleh polisi ketika sedang meliput situasi tersebut. Melalui akun twitter, ia mengunggah kebrutalan polisi saat itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“@CPBlr polisi kalian memukul kepalaku dengan tongkat meskipun kami telah berteriak bahwa kami adalah wartawan. @prajwalmanipal dipukul di punggung. Kami harus lari dari polisi kalian untuk menyelamatkan diri kami ketika tidak ada kehadiran massa,” demikian ciutuan seorang wartawan bernama Nolan Pinto.

Sementara pelaku mengklaim bahwa akunnya telah diretas. Namun unggahan bernada penistaan agama itu telah dihapus dan polisi telah menangkapnya untuk melakukan penyelidikan.

Komisaris polisi Bengaluru, Kamal Pant, mengatakan situasinya telah terkendali. Sementara jam malam telah diberlakukan di daerah-daerah yang dilanda kekerasan di DJ Halli dan KG Halli hingga besok pagi, perkumpulan besar telah dilarang di seluruh kota Bengaluru.

Dalam ciutan hari Rabu pagi, Kepala Menteri BS Yediyurappa justru memberatkan pengunjuk rasa. Ia mengatakan kekerasan itu tidak bisa diterima, dan pelakunya akan dihukum.

Komisaris Kamal Pant  mengatakan ada banyak polisi di daerah yang dilanda kerusuhan. Pant mengatakan seorang komisaris tambahan polisi diserang dan kerusakan properti skala besar telah dilaporkan, kutip ThePrint.

Pan juga  mengatakan lebih dari 20 kendaraan dibakar oleh massa. Sementara kendaraan DCP (divisi utara) Bheemshankar Guled juga diserang.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demonstrasiIndiaIslam Indiapenghina NabiPenisata Agamaunjuk rasa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polio Muncul Lagi, Afghanistan dan Pakistan Galakkan Vaksinasi
Tulisan selanjutnya Penyesalan Mereka yang Memilih Jalan Bengkok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?