Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakistan: Kesepakatan Sepihak yang Diberlakukan pada Palestina Tidak Akan Berhasil

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 4 September 2020 11:16 11:16 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 4 September 2020 11:16
Bagikan
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan masalah ‘Israel’-Palestina tidak akan diselesaikan kecuali ada “penyelesaian yang adil” bagi Palestina. Apalagi menurut Khan jika kesepakatan dilakukan sepihak, bahkan lebih banyak negara memutuskan untuk mengakui ‘Israel’.

“Kesepakatan sepihak apa pun yang akan diberlakukan pada Palestina tidak akan berhasil,” kata Khan setelah dia ditanya tentang normalisasi hubungan baru-baru ini antara Uni Emirat Arab dan ‘Israel’, lapor Al Jazeera.

Dalam wawancara luas dengan Talk to Al Jazeera, Perdana Menteri Pakistan mengatakan Israel harus “menyadari ini: bahwa jika mereka tidak mengizinkan Palestina untuk memiliki kesepakatan yang adil, negara yang layak, masalah ini tidak akan mereda.” “Bahkan jika negara-negara lain mengakuinya, itu tidak akan mereda, masalah akan terus memburuk. Ini adalah kepentingan ‘Israel’ bahwa harus ada penyelesaian yang adil,” tambah Khan.

Bulan lalu, dalam sebuah wawancara TV lokal, Khan mengatakan Pakistan tidak akan mengakui ‘Israel’ sampai ada negara Palestina yang dapat diterima oleh rakyat Palestina. Khan mengatakan jika Pakistan menerima ‘Israel’ dan mengabaikan penindasan terhadap Palestina, “kami juga harus menyerahkan Kashmir”, menambahkan bahwa ini bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan Pakistan.

Sejarah Normalisasi Arab-‘Israel’

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tahun lalu India mencopot stastus otonomi wilayah Kashmir yang dikelola India, membuat marah Pakistan. Wilayah Himalaya yang mayoritas Muslim secara penuh diklaim oleh Pakistan, tetapi kenyataannya negera tersebut hanya mengelola sebagian.

UEA pada 13 Agustus menjadi negara Teluk Arab pertama – dan ketiga di Timur Tengah setelah Mesir dan Yordania – yang mencapai kesepakatan mengenai normalisasi hubungan dengan ‘Israel’. Hal ini telah menutup kontak rahasia antara kedua negara dalam perdagangan dan teknologi selama bertahun-tahun.

Pada hari Senin (31/08/2020), delegasi tingkat tinggi dari Zionis dan AS tiba di UEA. Kunjungan resmi ini dilakukan melalui penerbangan langsung pertama antara negara-negara Timur Tengah, untuk memberikan sentuhan akhir pada pakta kontroversial tersebut.

Palestina telah mengutuk kesepakatan itu sebagai “tikaman dari belakang dan pengkhianatan atas perjuangan rakyat Palestina. Turki mengancam akan menangguhkan hubungan dengan UEA setelah normalisasi diumumkan.

Pada hari Rabu (02/09/2020), Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani mengatakan kepada penasihat senior dan menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner, bahwa Doha tetap berkomitmen pada Prakarsa Perdamaian Arab 2002. Dalam prakarsa tersebut, negara-negara Arab menawarkan normalisasi hubungan dengan ‘Israel’ dengan imbalan negara yang berdaulat bagi Palestina dengan Yerusalem Timur (AL-QudsI sebagai ibu kota. Prakarsa itu juga menuntut penarikan penuh negara penjajah tersebut dari wilayah yang direbut dalam Perang Timur Tengah 1967.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelNormalisasi Hubungan dengan IsraelPakistanpalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahkamah Agung HRS MA: Ketahanan Keluarga Muslim Masih Kuat, Perceraian karena Pandemi Tidak Signifikan
Tulisan selanjutnya Turis Prancis Didenda €1.000 karena Ambil 2Kg Pasir Pantai Sardinia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?