Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tidak Pakai Tenaga Lokal 2 Organisasi Amal Kristen di Sudan Selatan Diamuk Warga

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2020 09:13 9:13 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Oktober 2020 09:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perserikatan Bangsa-Bangsa mengecam serangan terharap kantor dua organisasi non-pemerintah dan aktivitas mereka di kota Renk di negara bagian Upper Nile, di sisi utara negara pecahan Sudan tersebut.

Pekan lalu, kantor dua organisasi Kristen asal Eropa yang memberikan bantuan di daerah itu, Medair dan World Vision, dibakar.

Para aktivis dari Renk Youth Association menuding kedua organisasi Kristen itu tidak memenuhi aturan yang berlaku, yang mengharuskan memenuhi kuota ketenagakerjaan 80% diambil dari penduduk lokal.

“Apabila masalahnya soal kualifikasi, di sini ada lebih dari 100 sarjana dan lulusan lainnya. NGO ini harus menghentikan operasionalnya dan angkat kaki dari Renk karena mereka sudah berlaku tidak adil terhadap warga kami,” kata aktivis Chuli Ajak Angok kepada BBC lewat sambungan telepon dari Renk.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan, menyusul adanya ancaman-ancaman, hampir 30 pekerja bantuan pindah mendekati pangkalan Misi PBB di Renk demi keamanan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Intimidasi tidak dapat diterima, kata PBB seperti dilansir BBC Sabtu (24/10/2020).

“Para pekerja kemanusiaan berada di Upper Nile untuk menyalurkan bantuan penyambung hidup kepada orang-orang yang rentan, seperti wanita dan anak-anak serta manula,” kata Mohamed Ag Ayoya dari organisasi interim PBB Humanitarian Coordinator di Sudan Selatan dalam sebuah pernyataan yang diperoleh BBC hari Kamis.

“Mengintimidasi mereka dan memaksa kegiatan kemanusiaan dihentikan akan mengakibatkan tertundanya penyaluran bantuan yang sangat dibutuhkan ini kepada orang-orang yang sangat rentan, dan hal ini tidak dapat diterima,” bunyi pernyataan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kristenMedairorganisasiPBBsudan selatanWorld Vision
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Edward Snowden Dapat Status Pemukim Tetap dari Rusia
Tulisan selanjutnya PM Netanyahu: Delegasi Israel Akan ke Sudan Untuk Kesepakatan Normalisasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?