Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Yaman Merebut Kembali Wilayah dari Pemberontak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Maret 2021 11:23 11:23 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Maret 2021 11:23
Bagikan
Pemerintah Yaman Pemberontak
Tentara bayaran UEA di Yaman
Bagikan

 

Hidayatullah.com—Pasukan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional berhasil merebut kembali sebagian wilayah dari pemberontak Houthi dalam beberapa hari terakhir. Hal itu diungkapkan oleh pejabat dan pemimpin suku dari kedua belah pihak pada hari Ahad (14/03/2021).

Pasukan pemerintah awal bulan mereka melancarkan serangan terhadap posisi pemberontak di provinsi Hajjah barat, menguasai lebih dari selusin desa di distrik Abs, ungkap mereka. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menuju pelabuhan utama Hodeida, yang menangani sekitar 70% impor komersial dan kemanusiaan Yaman, lapor Al Jazeera.

Bentrokan juga berkecamuk di daerah pegunungan Maqbana di provinsi Taiz, ketika pasukan pemerintah berusaha untuk bergabung dengan pasukan di pantai barat Yaman, para pejabat menambahkan.

Koalisi pimpinan Saudi yang bertempur melawan pemberontak yang didukung Iran melancarkan beberapa serangan udara terhadap posisi mereka di Hajjah dan Taiz, ujar mereka. Lebih dari empat lusin pejuang dari kedua belah pihak tewas di Hajjah dan Taiz dalam 24 jam terakhir, sebagian besar dari pihak Houthi, kata mereka, dengan lebih dari 100 lainnya terluka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintah Yaman pimpinan Abed Rabbo Mansour Hadi yang diakui secara internasional tampaknya telah berusaha untuk membuka front baru untuk memaksa pemberontak Houthi menghentikan serangan selama berminggu-minggu di provinsi tengah Marib, benteng terakhir pemerintah di bagian utara Yaman.

Pemberontak, bagaimanapun, tidak membuat kemajuan substansial di lapangan, di tengah perlawanan sengit dan kerugian besar sebagian besar dari serangan udara oleh koalisi pimpinan Saudi, yang melawan kemajuan Houthi di Marib.

Serangan terhadap Marib mengancam akan memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah parah di Yaman, karena Marib melindungi sekitar satu juta warga Yaman yang melarikan diri dari serangan Houthi di tempat lain di negara itu.

Pertempuran yang semakin intensif terjadi di tengah dorongan diplomatik internasional dan regional untuk mengakhiri konflik.

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden menuduh Houthi berusaha merebut lebih banyak wilayah.

Utusan Biden untuk Yaman, Tim Lenderking, pekan lalu mendesak Houthi untuk menyetujui proposal gencatan senjata yang ditawarkan dalam beberapa hari terakhir.

Konflik di Yaman dimulai dengan pengambilalihan ibu kota Sanaa oleh Houthi pada 2014. Koalisi pimpinan Saudi yang bersekutu dengan Hadi yang diasingkan telah memerangi pemberontak sejak Maret 2015.

Perang di Yaman telah melahirkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia, menyebabkan jutaan orang menderita kekurangan makanan dan medis.

Itu telah menewaskan sekitar 130.000 orang, termasuk pejuang dan warga sipil, menurut proyek database yang melacak kekerasan tersebut.

Para pejabat berbicara tanpa menyebut nama karena mereka tidak berwenang untuk memberi pengarahan kepada media, sementara para pemimpin suku melakukannya karena takut akan pembalasan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdurrabuh Mansur Hadikonflik yamanKrisis kemanusiaan terburuk di duniapemberontakansyiah Houthiyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buya Anwar Abbas: MUI Minta Indonesia Upayakan Sri Lanka Tak Menutup Sekolah Islam MUI Minta Indonesia Upayakan Sri Lanka Tak Menutup Sekolah Islam
Tulisan selanjutnya Kemenag Haji 2021 Kemenag Optimis Pergelaran Haji Tahun 2021 Bisa Terlaksana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?