Hidayatullah.com– Agenda misi kemanusiaan Road For Peace (R4P) yang diikuti oleh LSM-LSM Kemanusiaan se Asia Tenggara terus berlanjut. Pada Jum’at (12/7/2013), relawan kemanusiaan dan tim media perwakilan Indonesia dari Forum Indonesia Peduli Suriah (FIPS) dan Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) menghadiri “Convention for Solidarity NGO ASEAN Malaysia”.
Bertempat di Convention Hall Masjid Usamah Bin Zaid Jalan 2/27A, Wangsa Maju, Kuala Lumpur, acara ini dihadiri berbagai perwakilan Non Government Organisation (NGO/LSM) dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Kamboja dan Rohingya.
Cik Mohd Nazri Sahat selaku pengurus NGO “Penggerak Malaysia” mengatakan, konvensi ini akan membuat pertemuan bersama dua tahunan yang akan mengumpulkan pimpinan-pimpinan NGO se-ASEAN.
“Kita akan menyusun deklarasi bersama atas peristiwa pelanggaran HAM (hak asasi manusia) yang terjadi di berbagai wilayah, utamanya Asia Tenggara,” tutur Nazri.
Pada acara konvensi tersebut hadir pula utusan dari Jabatan Agama Islam Wilayah Persekutuan Kerajaan Malaysia, Nik Muhamad Marzuki Muhd Nur. Nik Muhamad sering menjadi utusan Malaysia ke Jenewa memberikan presentasi “HAM dari Perspektif Islam” kepada para peserta konvensi.
Terakhir, utusan relawan dari berbagai kemanusiaan menyampaikan orasi kemanusiaan, berikut pernyataan sikap atas kasus pelanggaran HAM yang terjadi di berbagai belahan dunia. Dari perwakilan Indonesia, Ustadz Abu Abdillah dari HASI berbagi pengalaman lembaganya dalam menangani tragedi kemanusiaan di Aceh dan Suriah.* Laporan Fajar