Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Khawatir Efek Samping Hong Kong Minta Pengiriman Vaksin AstraZeneca Dihentikan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 April 2021 17:54 5:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 April 2021 17:54
Bagikan
[Ilustrasi] Vaksinasi Covid-19
Bagikan

Hidayatullah.com—Hong Kong hari Jumat (9/4/2021) mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah meminta AstraZeneca untuk menghentikan pengiriman vaksinnya di tengah kekhawatiran akan efek samping dan keraguan akan efikasinya.

Regulator obat-obatan Eropa mengatakan pekan ini bahwa AstraZeneca bisa menyebabkan masalah penyumbatan darah pada sebagian orang penerimanya, sehingga memicu sejumlah negara membatasi vaksinasinya di kelompok umur tertentu.

Dilansir AFP, hari Jumat kepala kesehatan Hong Kong Sophia Chan mengatakan kota itu sudah meminta AstraZeneca tidak mengirimkan vaksin yang dijadwalkan dikirim kemudian tahun ini. Alasannya, Hong Kong menghindari adanya suplai yang terbuang (karena tidak dipakai) sementara dunia sedang mengalami kekurangan stok vaksin.

Kota bisnis itu sudah memesan suplai vaksin untuk 7,5 juta penduduknya.

Hong Kong sudah menandatangani kesepakatan pembelian masing-masing 7,5 juta dosis vaksin buatan BioNTech/Pfizer dan Sinovac, yang keduanya sudah mulai melakukan pengiriman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Chan mengatakan Hong Kong juga berminat untuk membeli vaksin lain yang lebih kuat untuk melawan coronavirus varian baru.

Awal pekan ini David Hui, seorang pakar kesehatan publik dan penasihat pemerintah, mengimbau Hong Kong untuk mengganti vaksin buatan AstraZeneca dengan vaksin dosis tunggal buatan Johnson & Johnson.

Sejauh ini baru 529.000 orang di Hing Kong yang sudah disuntik dosis pertama.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AstraZenecaHong Kong
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penanganan Bencana Alam NTT, Korban Hilang Semakin Banyak
Tulisan selanjutnya Gempa Jatim, BNPB: Lebih 300 Rumah Rusak, Sejumlah Pesantren Terdampak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?