Hidayatullah.com—Otoritas Aljazair mengatakan telah menangkap sekelompok separatis yang berencana melakukan serangan dan tindak kriminal di sejumlah daerah di negara itu.
Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa investasi oleh pihak keamanan membantu membongkar kelompok kriminal tersebut yang merupakan anggota dari organisasi separatis MAK, lansir BBC Senin (26/4/2021).
Movement for the Autonomy of Kabylie (MAK) merupakan sebuah organisasi etnis Berber yang ingin wilayah Berber Kabylie melepaskan diri dari Aljazair.
Aparat berhasil menemukan dan menyita senjata dan bahan peledak, dan mengatakan bahwa kelompok itu bermaksud menggunakannya untuk melakukan serangan pada saat demonstrasi anti-pemerintah, yang dikenal sebagai gerakan Hirak, digelar.
Pernyataan itu juga mengatakan bahwa sejumlah anggota MAK “menerima pelatihan militer di luar negeri yang didanai oleh negara-negara asing” tanpa menyebutkan nama negara dimaksud.
Ini bukan kali pertama otoritas Aljazair mengatakan bahwa aksi-aksi unjuk rasa di negara itu disusupi.
Pada Januari 2020, Kementerian Pertahanan mengumumkan penangkapan seseorang yang berencana meledakkan dirinya dalam sebuah demonstrasi di ibukota Aljier.
Aljazair akan menggelar pemilihan umum pada 12 Juni, tetapi gerakan Hirak sudah mengajak rakyat agar memboikotnya.*