Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pewaris Tahta Belanda Tidak Ambil Tunjangan Resmi untuk Sementara Waktu

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Juni 2021 11:10 11:10 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Juni 2021 11:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pewaris tahta Kerajaan Belanda Putri Amalia memutuskan untuk tidak mengambil uang tunjangan resmi tahunan untuk beberapa waktu lamanya, yang berhak diterimanya begitu menginjak usia 18 tahun.

Begitu memasuki usia 18 tahun pada bulan Desember mendatang, Amalia berhak memperoleh uang saku resmi tahunan sekitar 1,6 juta euro ($1,9 juta).

Putri sulung Raja Belanda itu mengirim surat tulisan tangan kepada Perdana Menteri Mark Rutte hari Jumat (11/6/2021), memberitahukan perihal keputusannya tersebut.

Dia mengaku merasa tidak enak hati apabila dirinya menerima banyak uang tunjangan sementara pelajar lain menghadapi banyak kesulitan di masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Amalia memperoleh tunjangan tahunan berupa uang 300.000 euro yang langsung dimasukkan ke rekeningnya dan 1,3 juta euro untuk membayar gaji pegawai dan biaya lainnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pewaris tahta Balanda itu hari Kamis mendengar kabar bahwa dirinya lulus semua ujian akhir sekolah menengah atasnya dan sekarang berencana mengambil waktu jeda setahun sebelum melanjutkan pendidikan ke universitas.

PM Rutte membalas surat tersebut dan mengucapkan selamat atas kelulusan Putri Amalia dari SMA dan mengatakan bahwa dia memahami dan menghargai keputusannya tersebut, lapor Associated Press.

Langkah Amalia untuk tidak mengambil uang tunjangan itu dilakukan di saat dinasti Oranye menurun popularitasnya di Belanda.

Orangtua Amalia, Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima, tahun lalu dihujani kecaman keras ketika membawa keluarganya berlibur ke rumah peristirahatan mereka di Yunani sementara coronavirus sedang mengganas.

Keluarga bangsawan itu akhirnya terpaksa mempersingkat liburan mereka setelah warga ramai menyampaikan kemarahannya di media sosial.

Dalam pesan video yang dibuat sepulangnya dari Yunani Oktober 2020, dengan suara muram Willem-Alexander berkata kepada rakyatnya, “Sungguh pedih bagi kami karena telah mengkhianati kepercayaan kalian terhadap kami.”

Liburan keluarga darah biru itu sebenarnya tidak melanggar aturan, hanya saja dilakukan hanya beberapa hari setelah pemerintah Belanda memberlakukan “partial lockdown” guna meredam penyebaran Covid-19, sementara warga masyarakat tidak bisa beraktivitas bebas di luar rumah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BelandaPutri Amalia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslimah ditembak Mati Tepi Barat: Muslimah Palestina Ditembak Mati oleh Polisi ‘Israel’ di Pos Pemeriksaan
Tulisan selanjutnya Perdana Menteri Baru Israel Profil Naftali Bennett, Perdana Menteri Baru ‘Israel’ yang Pro-Pemukiman Ilegal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?