Hidayatullah.com–Kurang dari satu jam, NGO internasional Turki, IHH (Insani Yardim Vakfi) mengirim 2 email berlabel “urgent announcement” tentang hasil pantauan mereka terhadap krisis Mesir pasca kudeta terhadap Presiden Mohammad Mursy. Email pertama menyebut 55 orang tewas, email kedua korban membengkak hingga 200 orang.
“Dua ratus orang terbantai dan 4500 terluka,”demikian laporan IHH yang melakukan pemantauan di Mesir.
Laporan IHH menyebutkan, pasukan keamanan Mesir menyerang jutaan pendukung Mursi yang berkumpul di alun-alun Rabi’a al-Adawiyah tepat di jalan masuk ke wilayah tersebut.
Aparat menggunakan peluru tajam dan terlihat melakukan tembakan terarah untuk membunuh para demonstran (discriminate shootings with the intention of killing).*