Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Partai Annahda Tunisia Menolak Ubah Konstitusi Negara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 September 2021 21:04 9:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 September 2021 21:04
Bagikan
Presiden Tunisia Kais Saied
Bagikan

Hidayatullah.com–Partai Islam moderat Annahda Tunisia hari Sabtu menolak segala upaya untuk mengubah konstitusi negara itu. Pada hari Kamis, Walid Hajjem, penasihat Presiden Kais Saied, mengatakan pemimpin Tunisia berencana untuk menangguhkan konstitusi 2014 dan menyerukan referendum untuk mengubah sistem politik negara itu.

Dalam sebuah pernyataan, Annahda mengatakan “dengan tegas menolak segala upaya untuk memaksakan pilihan yang melanggar konstitusi”. Partai Islam moderat mengatakan konstitusi Tunisia diadopsi dan disetujui oleh sebagian besar komponen politik dan pemilih negara itu.

Annahda mengatakan “dengan tegas menolak upaya beberapa pihak yang memusuhi jalur demokrasi, terutama beberapa dari mereka yang dekat dengan presiden negara bagian, untuk mendorong (memaksakan) pilihan yang melanggar aturan konstitusi”.

Namun, pernyataan itu tidak menyebutkan nama pihak-pihak tersebut. Partai Tunisia tersebut menyerukan “dialog nasional yang komprehensif dengan maksud untuk memperbaiki situasi, membangun lembaga-lembaga konstitusional dan melestarikan kedaulatan nasional”.

Pada 25 Juli, Saied menggulingkan pemerintah, membekukan parlemen, dan mengambil alih kekuasaan eksekutif. Sementara dia bersikeras bahwa tindakannya yang luar biasa dimaksudkan untuk “menyelamatkan” negara, para pengkritiknya menuduhnya mengatur kudeta.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gerakan Annahda Tunisia menyatakan keprihatinan mendalam atas ketidakpastian masa depan negara itu. Hal itu disampaikan partai politik terbesar di Tunisia menyusul keputusan Presiden Kais Saied untuk memperpanjang penangguhan parlemen dan kekebalan anggotanya hingga batas waktu yang tak tentu.

Tunisia dipandang sebagai satu-satunya negara yang berhasil melakukan transisi demokrasi di antara negara-negara Arab yang menyaksikan revolusi rakyat menggulingkan rezim penguasa, termasuk Mesir, Libya, dan Yaman.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kais SaiedPartai Islam Annahdatunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Junta Militer Myanmar Bebaskan Biksu Pembenci Islam, Wirathu
Tulisan selanjutnya serangan 11 september FBI Sebut Saudi Tidak Terlibat Serangan 11 September di WTC

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?