Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tiga Juta Pekerja Eropa Tak Sanggup Menyediakan Pemanas Ruangan di Rumahnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 September 2021 15:39 3:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 September 2021 15:39
Bagikan
Uni Eropa Taliban
Kantor pusat Uni Eropa di Brussels, Belgia.
Bagikan

Hidayatullah.com—Hampir tiga juta pekerja di negara anggota Uni Eropa tidak sanggup untuk menyediakan pemanas ruangan di rumahnya di tengah meningkatnya krisis energi.

European Trade Union Confederation (ETUC) mengatakan bahwa 15% pekerja UE tidak memiliki cukup uang untuk pemanas ruangan yang sangat diperlukan untuk melewati kehidupan di musim dingin.

Menurut laporan yang dirilis hari Rabu (22/9/2021) itu persentase tersebut setara dengan 2.713.578 orang.

Harga gas dan listrik naik di seluruh Eropa, sehingga tagihan kebutuhan energi yang sudah tinggi semakin mencekik orang-orang yang mengalami krisis keuangan selama pandemi Covid-19.

“Ada jutaan pekerja berupah rendah di Eropa yang harus memilih antara menghangatkan rumah mereka atau memberi makan anggota keluarganya secara layak atau membayar sewa meskipun mereka sudah bekerna purna waktu,” kata Deputi Sekjen ETUC Esther Lynch seperti dilansir Associated Press.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Konfederasi serikat pekerja itu meminta Uni Eropa agar menjamin upah minimum menurut undang-undang tidak kurang dari 60% dari upah rata-rata dan 50% dari upah rata-rata negara anggota UE mana pun.

Konfederasi itu mengatakan 20 negara anggota UE saat ini memiliki upah minimum menurut undang-undang yang berada di bawah level tersebut.

ETUC mengatakan Siprus memiliki persentase pekerja miskin tertinggi (45,6%) yang tidak mampu mengadakan pemanas di rumahnya, lebih tinggi dibanding Bulgaria, Lithuania, Portugal, Yunani, dan Italia.

Organisasi itu juga mengatakan situasinya memburuk di 10 negara UE selama dekade terakhir dan kenaikan harga energi baru-baru ini menjadikan semakin banyak pekerja berisiko terpuruk dalam kemiskinan energi.

Para menteri transportasi dan energi Uni Eropa bertemu pada hari Rabu di Slovenia untuk membahas paket iklim dan energi Uni Eropa “Fit for 55”. 

Inisiatif itu dirancang untuk membantu 27 negara anggotanya mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 55% pada tahun 2030 dibandingkan dengan tingkat tahun 1990.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:energiIkatan Pekerja Muslim Indonesia di QatarpekerjaUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umrah Sudah Dibuka sejak Muharram, Dubes Saudi: Peminatnya 1.000 – 1.500-an Jamaah
Tulisan selanjutnya Kementerian Pertahanan Peringatkan Warga Lithuania Agar Tidak Gunakan Ponsel China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?