Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Umrah Sudah Dibuka sejak Muharram, Dubes Saudi: Peminatnya 1.000 – 1.500-an Jamaah

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 23 September 2021 14:03 2:03 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 23 September 2021 14:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah membuka penyelenggaran ibadah umrah di tengah pandemi untuk sejumlah negara sejak bulan Muharram 1443H lalu. Meski demikian, jamaah yang pergi umrah ternyata menurut pihak kerajaan baru ribuan orang yang dinilai masih sepi.

Hal ini diinformasikan oleh Duta Besar Arab Saudi di Jakarta, Esham Altsaqafi, dalam pertemuan dengan pihak pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Agama RI.

“Dubes Arab Saudi menambahkan, meski penyelenggaraan umrah sudah dibuka sejak Muharam 1443H untuk beberapa negara, namun peminatnya masih sepi, hanya sekitar 1.000 – 1.500 orang. Dia mengatakan hal ini disebabkan prosedur penyelenggaraan umrah yang sangat ketat, demi mencegah penyebaran pandemi,” demikian dikutip dari rilis resmi Kemenag pada Kamis (23/09/2021).

Dubes Esham pada Rabu kemarin mengaku baru saja melaporkan kepada otoritas Arab Saudi bahwa kasus Covid-19 di Indonesia sudah mulai melandai.

“Menurutnya, informasi ini dia sampaikan agar menjadi pertimbangan bagi pemerintah Arab Saudi,” sebut Kemenag.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Republik Indonesia melobi pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Duta Besarnya agar jamaah umrah Indonesia bisa diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Kami berharap pemerintah Arab Saudi segera mencabut suspen dan memberi kesempatan kepada jamaah umrah Indonesia untuk bisa berangkat ke Tanah Suci,” ujar Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoirizi di Jakarta.

Baca: Arab Saudi Mulai Menerima 2 Juta Permohonan Haji dan Umrah Mulai Agustus

Dubes Arab Saudi pun kembali menegaskan bahwa Saudi tidak pernah melarang umat Islam Indonesia untuk melaksanakan umrah. Dubes menyebutkan, pengaturan dilakukan semata dalam rangka mengatasi pandemi. Apalagi, hubungan Arab Saudi dan Indonesia juga sangat baik.

Ada lima negara pengirim jamaah umrah terbanyak, yaitu Pakistan, Indonesia, India, Turki, dan Mesir, yang belum bisa mengirimkan jamaah umrahnya, kata Khoirizi.

“Kami berharap jamaah umrah Indonesia diprioritaskan untuk bisa segera diberangkatkan,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan hidayatullah.com, Arab Saudi akan mulai menerima permohonan haji dan umrah dari luar negeri bagi jamaah haji yang telah divaksinasi mulai 9 Agustus, kantor berita Saudi Press Agency (SPA) melaporkan.  Keputusan itu muncul setelah lebih dari setahun pemerintah negara itu tidak menerima jamaah haji dari luar negeri karena wabah Covid-19, di seluruh dunia.

Dengan kapasitas yang akan meningkat menjadi 2 juta jamaah dari 60.000 jamaah setiap bulannya, Makkah dan Madinah akan mulai menyambut pengunjung dengan melakukan langkah-langkah pencegahan dari pandemi.  Seorang pejabat di Kementerian Haji dan Umrah mengatakan bahwa jamaah dari dalam dan luar negeri perlu menyertakan sertifikat vaksinasi Covid-19 yang bersertifikat bersama dengan permohonan mereka.

Menurut laporan itu, jamaah haji dari negara-negara yang termasuk dalam daftar larangan masuk Arab Saudi harus dikarantina pada saat kedatangan. Sebelumnya, Arab Saudi hanya mengizinkan umrah bagi jamaah umrah dalam negeri pada Oktober lalu.

SPA mengatakan otoritas kementerian bertanggung jawab untuk mengatur masuknya jamaah haji asing mulai Selasa (10/08/2021). Semua jamaah haji luar harus menerima vaksin yang hanya diakui oleh Arab Saudi dan setuju untuk menjalani karantina.

Baca: Indonesia Lobi Dubes Saudi Minta Jamaah Umrah RI Bisa Diberangkatkan

Riyadh harus menginvestasikan miliaran dolar untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata yang terkena dampak parah. Upaya tersebut merupakan bagian dari upaya diversifikasi sumber daya ekonomi dan menghindari ketergantungan pada sumber daya minyak.

Serangan Covid-19 membuat ibadah haji dan umrah terganggu untuk sementara waktu, yang menjadi sumber keuntungan utama bagi Arab Saudi. Dalam waktu normal, pemerintah Arab Saudi mampu menghasilkan keuntungan sebesar 12 miliar AS Dolar setahun.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiDubes Arab SaudiEsham Altsaqafiumrah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aljazair Tutup Wilayah Udaranya Bagi Pesawat Sipil dan Militer Maroko
Tulisan selanjutnya Uni Eropa Taliban Tiga Juta Pekerja Eropa Tak Sanggup Menyediakan Pemanas Ruangan di Rumahnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?