Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

3 Pengunjuk Rasa Tewas, Puluhan Terluka dalam Kudeta Militer di Sudan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Oktober 2021 20:34 8:34 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Oktober 2021 20:34
Bagikan
sudan
Bagikan

Hidayatullah.com — Kerusuhan meningkat di Sudan ketika tentara diduga menembaki pengunjuk rasa di ibu kota, menyebabkan tiga korban dilaporkan tewas, kemarin. Jenderal Abdul Fattah al-Burhan mengumumkan keadaan darurat serta membubarkan pemerintah, setelah militer menahan para pemimpin sipil yang memimpin transisi ke pemerintahan sipil penuh setelah penggulingan Omar al-Bashir pada April 2019.

“Untuk memperbaiki arah revolusi, kami memutuskan untuk menyatakan keadaan darurat di seluruh negeri dan membubarkan dewan kedaulatan transisi serta Kabinet,” katanya dikutip AFP.

Bentrokan meletus di Khartoum setelah pidatonya, dan Kementerian Informasi dilaporkan mengklaim tentara menembakkan peluru tajam ke pengunjuk rasa yang memprotes kudeta militer, di luar markas pasukan. Presiden Sudan menyatakan keadaan darurat setahun untuk mengekang aksi protes.

Menurut Komite Dokter Pusat Sudan, tiga pengunjuk rasa tewas dan sekitar 80 lainnya terluka dalam insiden itu. Kementerian Penerangan mengatakan kekerasan pecah di luar markas militer setelah tim menahan Perdana Menteri Abdalla Hamdok; menteri di bawah pemerintahannya; dan anggota masyarakat di dewan pemerintahan.

Menurut kementerian lebih lanjut, layanan Internet secara nasional juga telah terputus, sementara rute akses ke Khartoum ditutup, sebelum tentara menyerbu markas penyiaran negara di Omdurman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dalam sebuah pernyataan mengutuk kudeta oleh militer dan menekankan bahwa penahanan para pemimpin sipil itu melanggar hukum. Para diplomat di New York mengatakan kepada AFP bahwa Dewan Keamanan PBB diperkirakan akan mengadakan pertemuan darurat untuk membahas krisis di Sudan, hari ini.

Sementara itu, Uni Eropa, Uni Afrika dan Liga Arab juga menyatakan keprihatinan atas krisis tersebut. Amerika Serikat, yang juga merupakan pendukung utama upaya pemerintah transisi di Sudan, telah menegaskan bahwa pihaknya telah menangguhkan penyaluran bantuan sebesar US$700 juta.

“Pemerintah transisi yang dipimpin oleh para pemimpin sipil harus segera dipulihkan,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berita islamHidayatullahkudeta militerMedia IslamPortal Berita IslamPortal Berita IslamiSudantentara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya IDI Dukung Pemerintah Berikan Subsidi untuk Tes PCR
Tulisan selanjutnya Habib Rizieq Shihab Sidang PN Jaksel Gelar Sidang Lanjutan Kasus Unlawful Killing 6 Laskar FPI, Aziz Yanuar: Pengadilan Tidak Membawa Keadilan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?