Hidayatullah.com — Sebuah corak yang tampak membentuk lafadz “Bismillah” ditemukan pada sebuah lempengan marmer dari tambang marmer di provinsi Antalya, Mediterania, Türkiye.
Penemuan itu di kawasan produsen marmer Perusahaan Industri dan Perdagangan Marmer Antalya di desa Taskesigi.
Corak itu menarik perhatian para penambang saat batu sedang diproses di tambang.
Mereka kemudian membersihkan debu dari lempengan batu, dan memperhatikan lafadz “Bismillah” dalam huruf Arab.
Lempengan itu kemudian dikirim ke Universitas Suleyman Demirel di provinsi Isparta barat daya Türkiye untuk dianalisis, TRT Worl melansir pada Senin (14/02/2022).
Ilmuwan Fuzuli Yagmurlu, Rasit Altindag dan Nazmi Sengun membuat temuan menarik dalam analisis mereka.
Lempengan marmer itu berusia 195 juta tahun dan corak itu diyakini terjadi secara alami.
Terbentuk secara ‘alami’
Laporan analisi ilmuwan menemukan bahwa corak di lempengan marmer berbentuk lafadz “Bismillah” benar-benar terjadi secara “alami” dan tulisan itu terbentuk dari hasil fragmentasi, deformasi dan susunan sisa-sisa kerang berbentuk hati dari waktu ke waktu.
Menurut laporan ilmiah yang diberikan oleh Ahmet Ogke, Dekan Fakultas Teologi Universitas Akdeniz, corak Arab di atas marmer adalah karakter yang sama dengan “Bismillah” yang disebutkan dalam Al-Qur’an.
Sisa-sisa bioklastik dari fosil-fosil makhluk laut yang hidup 195 juta tahun yang lalu pada zaman dinosaurus Jurassic ditemukan pada batugamping dolomit yang membentuk lempeng.
Juga dicatat bahwa sisa-sisa, dinamai pegunungan Jura di Pegunungan Alpen Eropa, terkonsentrasi di beberapa bagian lempeng.*