Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslim Pengacara Terkemuka dan Penasihat Partai Aung San Suu Kyi Tewas Ditembak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Januari 2017 12:26 12:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Januari 2017 12:26
Bagikan
Ko Ni pengacara Muslim paling terkemuka di Myanmar, tweas ditembak di Bandara Internasional Yangon, Ahad 29/1/2017.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pengacara ternama yang juga penasihat partainya Aung San Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), tewas ditembak di bandara Yangon, Myanmar.

Ko Ni ditembak di bagian kepala hari Ahad (29/1/2017) setibanya dari kunjungan di luar negeri. Seorang pengemudi taksi juga ditembak, lapor BBC.

Seorang tersangka sudah ditahan, tetapi belum ada keterangan terperinci mengenai motifnya.

Ko Ni adalah segelintir dari Muslim terkemuka yang ada di Myanmar, negara mayoritas penganut ajaran Buddha. Tidak jelas apakah hal ini menjadi faktor dirinya dibunuh.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Asasinasi, pembunuhan tokoh terkemuka, tergolong jarang terjadi di Myanmar.

Di tahun 1988, Ko Ni adalah seorang aktivis mahasiswa. Dia pernah menjadi tahanan politik dan setelah dibebaskan menjadi seorang pengacara senior serta penasihat di NLD.

Sebuah gambar diam yang diambil dari taksi yang berjajar di depan bandara menangkap momen pembunuhan itu.

Tampak seorang laki-laki mengenakan rok berwarna merah muda (pink), celana pendek dan sandal japit, menodongkan sebuah pistol ke bagian belakang kepala Ko Ni, yang saat itu menggendong seorang anak kecil.

Tak lama kemudian pengacara Muslim paling terkemuka di Myanmar itu tewas. Seorang sopir taksi yang mengejar pelaku, juga ditembak mati sesaat kemudian.

Foto yang tersebar di media sosial menunjukkan polisi berhasil menangkap pelaku, tampak bagian kepala dan kakinya berdarah. Pria itu disebut-sebut bernama Kyi Lin, usia 53 tahun, asal Mandalay.

Dikenal sebagai seorang pakar hukum konstitusi, Ko Ni bekerja menggarap rencana NLD untuk mengamandemen konsitutsi buatan rezim militer Myanmar.

Tahun lalu, dia membantu pendirian Asosiasi Pengacara Muslim Myanmar dan berbicara tentang pentingnya warga Muslim berdiri memperjuangkan hak-haknya. Aktivitasnya ini memungkinkan dirinya memiliki banyak musuh dari berbagai kalangan, termasuk orang-orang yang berkuasa, di negara mayorias Buddhis tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Operasi Komando AS Tewaskan 14 Militan Al-Qaeda di Yaman
Tulisan selanjutnya LPPOM MUI Cermati Klaim “100 Persen Halal”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?