Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bette Dam: Mullah Omar Tinggal Dekat Pangkalan Militer Amerika Serikat di Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Maret 2019 19:47 7:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Maret 2019 06:15
Bagikan
Mullah Omar pemimpin Taliban Afghanistan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Mullah Mohammed Omar, pemimpin Taliban yang diburu Amerika Serikat, tinggal tidak jauh dari pangkalan militer Amerika Serikat di Afghanistan, klaim sebuah buku yang baru dirilis.

Buku “the Secret Life of Mullah Omar” karya Bette Dam menyebutkan bahwa pemimpin Taliban itu tidak pernah bersembunyi di Pakistan sebagaimana yang selama ini diyakini Amerika Serikat, lansir BBC Senin (11/3/2019).

Mullah Omar justru tinggal dalam persembunyian yang berjarak hanya 3 mil dari sebuah pangkalan militer besar Amerika Serikat, US Forward Operating Base, di Provinsi Zabul yang merupakan kampung halaman tokoh Taliban tersebut.

Bette Dam, seorang jurnalis asal Belanda, menghabiskan waktu lima tahun melakukan riset dan mewawancarai anggota-anggota Taliban untuk menyusun bukunya.

Jurnalis wanita itu berhasil berbicara dengan Jabbar Omari, pria yang menjadi pengawal Mullah Omar ketika dia melarikan diri ke persembunyian setelah rezim Taliban runtuh tahun 2001.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jabbar Omari menyembunyikan pemimpin Taliban itu sampai kematiannya akibat sakit pada tahun 2013.

Segera setelah kejatuhan pemerintahan Taliban, Mullah Omar –yang kepalanya dihargai $10 juta oleh Amerika Serikat menyusul peristiwa 9/11 tahun 2001– bersembunyi di ruangan rahasia yang berada di sebuah rumah yang terletak tidak jauh dari pangkalan militer Amerika Serikat tersebut.

Pasukan AS pernah menggeledah tempat itu, tetapi gagal menemukan Mullah Omar, kata buku itu.

Mullah Omar kemudian pindah ke sebuah bangunan lain yang terletak hanya 3 mil dari pangkalan AS lainnya, di mana sekitar 1.000 tentaranya bermarkas.

Dam mengatakan bahwa Mullah Omar mendapatkan berita dari siaran BBC edisi bahasa Pashtun (Pashto)

Meskipun ada banyak klaim dari para militan, Mullah Omar tidak dapat memimpin kelompok Taliban dari tempat persembunyiannya. Meskipun demikian dia diseut telah memberikan persetujuannya atas pembukaan sebuah kantor Taliban di negara Qatar, di mana para pejabat AS menggelar perundingan dengan tokoh-tokoh Taliban untuk mengakhiri perang berkepanjangan di Afghanistan.

Berikut beberapa hal penting yang dituangkan dalam buku Bette Dam tersebut.

Mullah Omar menandatangani penyerahan kontrol atas Taliban kepada menteri pertahanannya, Mullah Obaidillah pada Desember 2001.

Mullah Omar tinggal tiga mil jauhnya dari Forward Operating Base Wolverine, di mana terdapat 1.000 tentara Amerika Serikat, dan di mana pasukan khusus US Navy Seals dan pasukan khusus udara Inggris British SAS terkadang ditempatkan

Mullah Omar ada kalanya bersembunyi di dalam saluran irigasi untuk menghindari pelacakan musuh.

Pemimpin Taliban itu tinggal terisolasi dan membuat bahasanya sendiri.

Mullah Omar meninggal dunia pada 23 April 2013 dan dikuburkan tanpa peti mati di sebuah makam tanpa nisan.

Buku itu diluncurkan bulan lalu dalam bahasa Belanda, dan tidak lama lagi akan diterbitkan dalam bahasa Inggris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wali Kota Bologna: Spaghetti Bolognese Bukan Makanan Khas Kami
Tulisan selanjutnya Prabowo Tegur Pengawalnya: Kamu Tidak Boleh Kasar kepada Rakyat!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?