Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Massa Membakar Spanduk Gambar Khomeini di Iran

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Juni 2022 21:15 9:15 pm
Ahmad
Dipublikasikan 26 Juni 2022 21:35
Bagikan
Sebuah spanduk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan pendiri Republik Islam Ruhollah Khomeini dibakar massa di pusat kota Yazd.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah spanduk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan pendiri Republik Islam Khomeini dibakar massa di pusat kota Yazd. Sebuah video hari Sabtu viral di media sosial, menunjukkan foto-foto Khomeini dan Khamenei terbakar di atas jalan layang di kota, lapor laman iraninternl.com.

Ini adalah pemandangan yang sering berulang terutama sejak aksi protes popular, memperoleh momentum di seluruh negeri dengan latar belakang kenaikan harga dan penurunan mata uang.

A banner of Iran’s Supreme Leader Ali Khamenei and Islamic Republic’s founder Khomeini has been set on fire in the city of Yazd, a viral video shows.#IranProtests #IranProtests2022 pic.twitter.com/By8Hhs87G2

— Iran International English (@IranIntl_En) June 25, 2022

Beberapa gambar dan patung para pemimpin Republik Islam dan tokoh-tokoh penting telah dibakar dalam beberapa bulan terakhir karena protes dan pemogokan anti-pemerintah telah terjadi secara teratur di banyak kota di seluruh negeri.   Patung dan gambar Khomeini, Khamenei, dan Presiden Ebrahim Raisi serta Komandan Pasukan Quds IRGC yang terbunuh Qasem Soleimani adalah target utama vandalisme politik di kota-kota seperti Teheran, Esfahan, Yazd, Qom, dan Kermanshah.

Protes menuntuk perubahan

Protes anti-pemerintah dan pemogokan oleh pedagang terus berlanjut selama empat hari berturut-turut di ibu kota Teheran dan banyak kota lainnya di Iran. Para pensiunan telah berdemonstrasi selama berminggu-minggu, memprotes kebijakan politik dan ekonomi pemerintah, yang telah menyebabkan inflasi yang tak terkendali.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Teheran, sekelompok pensiunan bank berunjuk rasa menuntut pensiun yang lebih tinggi, setara dengan mantan pegawai bank pemerintah. Di Ahvaz, ibu kota provinsi Khuzestan yang kaya minyak, para pensiunan berkumpul di luar kantor gubernur provinsi, menuntut pensiun yang lebih tinggi, sambil meneriakkan slogan-slogan menentang Presiden Ebrahim Raisi yang menyebutnya pembohong.

Krisis ekonomi dan inflasi Iran telah memburuk secara signifikan sejak Raisi terpilih satu tahun lalu dengan janji-janji luhur untuk menentang sanksi ekonomi Amerika Serikat dan meningkatkan kondisi kehidupan masyarakat.

Mata uang Iran telah jatuh sebesar 25 persen sejak Maret, mencapai titik terendah bersejarah 333.000 rial terhadap dolar AS, memicu inflasi lebih lanjut. Masyarakat yang sedang menunggu apakah pemerintah garis keras dan parlemen bersatu dapat mencapai kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat dan mencabut sanksi, tampaknya sudah kehabisan kesabaran.

Para pedagang eceran yang memulai pemogokan dan protes pada hari Ahad, 12 Juni 2002 lalu, masih terus melakukan aksi menentang pemerintah dan menutup bisnis mereka di banyak kota.

Rabu lalu,  beberapa bisnis ritel mogok di Shiraz, Iran selatan berhenti. Para pedagang di Ilam di Iran Barat juga melakukan pemogokan terhadap kenaikan pajak.

Dewan serikat pekerja guru juga memperbarui tuntutannya untuk membebaskan 18 pendidik yang ditangkap selama protes berulang kali dalam beberapa bulan terakhir. Dewan pekan lalu menyerukan protes nasional pada Kamis, 16 Juni.

“Kami akan berjuang, kami akan mati, tetapi mencapai hak-hak kami,” adalah salah satu slogan yang diteriakkan oleh pengunjuk rasa di Ahvaz.

Menurut survei online  oleh lembaga yang berbasis di Belanda, lebih dari 60 persen orang Iran menginginkan perubahan rezim atau “transisi dari Republik Islam”.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ali Khameneidemontrasi di IranSpanduk Khomeini
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Larangan Hijab Akhiri Impian Pendidikan Banyak Gadis Muslim di Propinsi India
Tulisan selanjutnya Oligarki Sempurna

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

Berita
12 Juni 2026 21:40
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?