Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Turki Tangkapi Pengunjuk Rasa selama Pawai LGBT di Istanbul

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 27 Juni 2022 10:58 10:58 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 27 Juni 2022 10:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi Turki telah menangkap puluhan aktivis LGBTQ  dan seorang jurnalis pada hari Ahad selama Pawai Kebanggaan (Pride) di Istanbul. Pawai pride adalah pawai tahunan yang biasa diselenggarakan penganut LGBT di seluruh dunia.

Para pengunjuk rasa berkumpul di dekat Taksim Square meskipun kantor gubernur melarang pawai di dekat landmark Istanbul yang ikonik.  Polisi, berbaris di jalan-jalan guna mengantisipasi pawai, menahan puluhan pengunjuk rasa dan menempatkan mereka di bus di mana mereka ditahan.  

Di antara mereka yang ditangkap adalah kepala fotografer AFP Bulent Kilic, yang menurut saksi mata diborgol dari belakang.  Gambar yang diunggah secara online menunjukkan ratusan pengunjuk rasa berbaris di jalan-jalan Istanbul membawa bendera simbul LGBT, pelangi, meskipun ada banyak polisi.

“Masa depan itu aneh,” teriak mereka. “Kami di sini. Kami aneh. Kami tidak ke mana-mana.”

Kaos GL Association, Lembaga yang mempromosikan hak LGBTQ melawan diskriminasi, mengatakan di Twitter bahwa polisi telah menahan sedikitnya 52 peserta Pride dan aktivis LGBTQ.  “Semua yang ditahan semata-mata karena partisipasi mereka dalam Pride harus segera dibebaskan dan tanpa syarat,” kata Milena Buyum dari Amnesty International.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Diren, seorang mahasiswa berusia 22 tahun, mengutuk kejahatan kebencian yang menargetkan orang-orang LGBTQ .  “Kami dilarang, dicegah, didiskriminasi, dan bahkan dibunuh setiap detik dalam hidup kami. Hari ini, adalah hari yang sangat istimewa bagi kami untuk membela hak-hak kami dan untuk mengatakan bahwa kami memang ada,” kata Diren kepada AFP.

“Kekerasan polisi bertujuan untuk menghentikan kami, tetapi itu tidak mungkin. Anda tidak akan bisa menghentikan para queer.”

Pekan lalu, gubernur Istanbul melarang pawai berlangsung selama tujuh tahun berturut-turut.  Beberapa jam sebelum pawai, kelompok Istanbul LGBTI  Pride Week mengunggah serangkaian tindakan pencegahan keselamatan bagi para demonstran yang menghadiri protes terlarang mereka, mengantisipasi potensi campur tangan polisi.

Penyelenggara mengkonfirmasi Kantor Gubernur Istanbul telah menolak permohonan mereka untuk mengadakan pawai pada hari Jumat. Memposting surat penolakan secara online, kelompok itu menggambarkan alasan larangan itu sebagai “omong kosong yang sama” yang mereka hadapi setiap tahun ketika mengajukan permohonan untuk mengadakan pawai.

Meskipun homoseksualitas tidak dilarang di Turki sejak didirikan sebagai sebuah republik, mayoritas masyarakat menolak perilaku dan kegiatan ini, termasuk aparat.

Pada tahun 2020, raksasa streaming Netflix membatalkan produksi serial di Turki yang menampilkan karakter homosekaual setelah gagal mendapatkan izin pemerintah untuk pembuatan film tersebut.   Pada tahun yang sama, merek olahraga Prancis Decathlon menghadapi seruan boikot di Turki karena memposting pesan dukungan untuk orang-orang LGBTQ.

“Kami tidak menyerah, kami tidak takut! Kami akan melanjutkan kegiatan kami di tempat yang aman dan online,” kata penyelenggara minggu kebanggaan.

Pawai kebanggaan pertama Turki diadakan pada tahun 2003, tahun setelah partai AKP dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdogan berkuasa. Setelah itu Otoritas Istanbul melarang acara tersebut lebih dari sepuluh tahun kemudian.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:lgbtpawai kebanggaanPawai LGBTpawai prideTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masjid Al-Aqsha Bisa Runtuh jika Penggalian oleh Penjajah ‘Israel’ Terus Berlanjut
Tulisan selanjutnya Puncak Jakarta Hajatan ke-495 Dihadiri hampir 70 Ribu Orang, Warga: “Pak Anies I Love You”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026

Berita
28 Oktober 2026 12:41
Serangan ‘Israel’ Hantam Universitas Islam Gaza, Tiga Warga Syahid dan Tujuh Luka
Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir
Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?