Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Unicef: 340.000 Anak Rohingya Hidup dalam Keadaan Mengerikan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2017 07:33 7:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Oktober 2017 07:33
Bagikan
PBB Rohingya
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 340.000 anak-anak Rohingya tinggal dalam kondisi menyedihkan di kamp-kamp pengungsi Bangladesh yang dikelilingi oleh lingkungan yang kotor dan diliputi oleh kekurangan pangan, air bersih dan perawatan kesehatan, demikian Badan PBB untuk masalah anak-anak (UNICEF).

Menurut sebuah laporan berjudul Outcast and Desperate yang ditulis oleh petugas UNICEF, Simon Ingram, sekitar 12.000 anak-anak bergabung dengan kamp pengungsi di Bangladesh setiap minggu dan kebanyakan menderita masalah trauma dengan kekejaman militer Myanmar yang telah mereka saksikan.

Satu dari lima anak-anak Rohingya yang berusia di bawah lima tahun menderita kekurangan zat dan memerlukan perhatian medis.

“Situasi buruk ini terlihat berlarut-larut dan tidak menunjukkan solusi dalam waktu dekat. Pasokan air bersih dan toilet sangat terbatas dengan kamp dan penempatan yang sangat kurang berhasil.

Baca: 1100 Anak Rohingya Kehilangan Orang Tua, Puluhan Lain Mati Lemas

“Ada risiko yang sangat tinggi untuk penyebaran penyakit bawaan air, diare dan kolera. Tak heran tempat ini ditafsirkan sebagai ‘neraka dunia’, “kata Simon Ingram.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, Ingram juga meminta agar pintu perbatasan terbuka dan perlindungan diberikan kepada setiap anak Rohingya terutama untuk bayi yang lahir di Bangladesh.

“Bayi kelahiran Bangladesh juga perlu didaftarkan. Sebagian besar etnis Rohingya tidak memiliki kewarganegaraan di Myanmar dan banyak pengungsi tidak memiliki dokumen identifikasi.

“Tanpa identitas mereka mereka tidak memiliki kesempatan untuk bergaul dan diterima oleh masyarakat manapun secara efektif,” katanya dikutip Reuters.

Ingram mengatakan bahwa UNICEF mencari $ 76 juta (US $ 76 juta) di bawah seruan PBB untuk pengungsi Rohingya selama enam bulan, namun hanya tujuh persen dari jumlah yang diperoleh.

Baca: Anak-Anak Yatim Rohingya Korban Kekejaman Militer Myanmar

Keadaan ini diduga akan kian buruk karena lebih dari 12 ribu pengungsi anak lainnya diprediksi akan datang setiap pekannya, mendesak UNICEF menyediakan fasilitas lebih mumpuni.

“Ini bukan peristiwa jangka pendek. Semuanya juga tidak akan berhenti dalam waktu dekat,” ujar Ingram sebagaimana dilansir Reuters.

Isu Rohingya menjadi perhatian dunia setelah kelompok bersenjata Tentara Solidaritas Rohingya Arakan (ARSA) atau juga dikenal sebagai Harakah al-Yaqin menyerang pos polisi tanggal 25 Agustus 2017, membuat militer Myanmar melakukan operasi ‘pembersihan etnis’ yang menurut sumber resmi menjadikan 1.000 orang etnis Rohingya tewas (sumber lain menyebut angka di atas 2000), sementara lebih dari 500 ribu lainnya melarikan diri menuju Bangladesh.

PBB menganggap tragedi kemanusiaan ini sebagai upaya pembersihan etnis secara sistematis.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak RohingyaBangladeshCox's Bazaretnis Muslim Rohingyakamp pengungsiKekerasan RohingyaMiliter BurmaMuslim Arakanmuslim RohingyamyanmarOKIOperasi Pembersihan etnisPBBpembakaranpembersihan etnispenyelidik hak asasi manusiaRakhineRohingyaUNICEF
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Bukan Minta Klarifikasi, Indonesia Seharusnya Protes ke AS’
Tulisan selanjutnya Dewan Nasional Muslim Kanada Kecam Peraturan Larangan Niqab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?